Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

"Ah, itu Mbak, anu. Aku hanya iri dengan kemesraan kalian berdua. Maklum aku jomblo." "Oohh, single ya. Cari pasang dong, di kantor kan banyak pria single, jangan cari yang udah punya istri, nanti disebut…apa itu…PELAKOR…nah iya itu, PE-LA-KOR," ucap Damaira dengan penuh penekanan pada kata pelakor sebagai bentuk sindiran pada wanita itu. Sita hanya memaksakan senyum saat Damaira mengatakan hal itu, sejujurnya dia kesal dengan ucapan Damaira.
9.966.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
KURAMPAS MAHAR LIMA MILYAR

KURAMPAS MAHAR LIMA MILYAR

Jawab pak penghulu. “Dia pasti memakai uang pelicin!” aku benar-benar puas sudah mempermalukan si pelakor. Wanita itu hanya bisa menangis. Mungkin sudah terlalu lelah dengan perlawanannya. Atau rasa malu yang mendera dadanya.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Pelakor Untuk Balas Dendam

Pelakor Untuk Balas Dendam

"Kenapa kalau tahu kamu diam saja? Banyak orang yang mati karena keserakahan Golden Ang, banyak keluarga yang kehilangan akibat pemimpin yang tidak mau merugi, lantas kenapa kau masih mau menerima tawaran untuk jadi menantunya hanya karena dipancing oleh sebuah jabatan." Agam sangat kesal hingga dia menaikan suaranya. Dia tak peduli dengan orang-orang yang menatap aneh padanya. Padahal suasana bar gelap gulita, tapi kenapa masih saja ada yang memperhatikan mereka berdua. "Lalu, kau dan Clara datang dan melakukan aksi balas dendam? Kalian apa tidak sama dengan Golden Ang, sama-sama membodohi seseorang?"
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Dendam sang istri

Dendam sang istri

"Iya Mbak, kekasih saya memang sangat baik dan perhatian dia bahkan sangat menyanyangi saya dan dia sudah berjanji akan menijahi saya secepatnya." "Wah bagus dong sebaiknya segera di segerakan ajaa niat baiknya Mbak takutnya di ambil oleh orang loh soakyna sekarng jamannga lagi PELAKOR tau kan kepanjangan PELAKOR (perebut laki orang.) saya kadang ngeri loh Mbak dengar pelakor jaman sekarang yang suka rebut suami orang dari istri dah nya padahal ke banyakan dari mereka itu adalah wanita yang sangat cantik tapi kenapa lebih milih milik orang lain padahal lelaki yang belum memiliki istri di luar sana kanasih banyak!" ucapanya sambil menekankan kata setiap menyebutkan kata PELAKOR di depan Selen
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

"Dasar pelakor nggak punya malu. Modal tampang demi mendapatkan uang ayahku." "Tentu saja ayahmu memilihku, yang masih muda dan menarik, daripada ibumu." "Jadi pelakor kok bangga. Hanya segitu ya harga dirimu." Terdengar suara dua orang yang berdebat dan suara itu tidak asing di telinga Liqa.
1059.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Suami Brengsekku, Tidak Ingin Menceraikanku

Suami Brengsekku, Tidak Ingin Menceraikanku

Suara ketiganya sangat keras untuk tidak bisa didengar Marley. Marley menghela nafas. Mengambil minuman soda yang ia pesan dan menyesapnya dalam agar amarahnya turun. "Ingat nggak berita yang lagi viral itu, yang pilot selingkuh sama pramugarinya?" "Ingat, ingat! Pelakornya jelek lagi." "Setuju banget. Cantikan istri sah padahal." "Nah itu, kebanyakan emang pelakor itu lebih jelek dibanding istri sah. Karena untuk jadi pelakor nggak perlu cantik. Yang penting goyangnya jago, hahahha."
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Pelakor Tak Pantas Bahagia

Pelakor Tak Pantas Bahagia

Plak... plak! Maya menampar wajah bu Marni. Lalu berkata “Jaga bicara anda! Saya bisa lebih kasar dari ini.” Bu Marni memegang wajahnya yang perih, dia tak menyangka Maya akan berani menamparnya. Biasanya, pelakor akan ketakutan kalau di datangi. Berbeda dengan Maya, dia malah melawan. “Pantas Danu bertekuk lutut di kakinya, wanita sia*an ini punya karisma,” batin bu Marni.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Septy
Pelakor nggk ada beda ny Ama wanita panggilan ya. Dinikmati, trus ditinggalkan dan diksih duit. Cuma bisa nahan cemburu tanpa bisa ngapa-ngapain. Cuma jdi pemuas nafsu semata. Suami akan tetap kembali ke istrinya, dan elu cuma bisa gigit jari. keren kk crita ny,diawal bab ja dh greget bgt. semangat
RIA
Pelakor = wanita panggilan... di temui jika si pria ingin menyalurkan hasrat ketika selesai di beri duit lalu pergi ..marah dan cemburu tapi tak bisa mengungkapkan semua itu karna dia tak punya hak atas hidup si pria,semangat othor jgn kasih kendor
Baca Semua Ulasan
Bukan Pelakor

Bukan Pelakor

Ia telah memenangkan satu ronde pertempuran. Namun, di balik keberaniannya, Utari merasa sangat kesepian. Ia telah menjadi "Pelakor" yang sesungguhnya di mata publik dan bahkan di mata dirinya sendiri. Ia telah belajar menggunakan ancaman dan kelicikan untuk bertahan hidup. Saat malam tiba, Darsa pulang dengan membawa sebuket bunga mawar merah. Ia memeluk Utari erat, membisikkan bahwa segalanya akan baik-baik saja.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Replacement Of Heart (INDONESIA)

Replacement Of Heart (INDONESIA)

Kusuma tidak banyak bicara. "Hadeuuhh, kenapa sekarang banyak Pelakor ya! Apa itu cewek nggak punya hati! Seenaknya ngerebut suami orang." Deira marah-marah seraya menatap ponselnya. Kusuma sampai menoleh. "Kenapa?" tanyanya
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Baru saja ada yang meneriakkan kata pelakor di pesta pernikahannya. "Astaga! Dasar Sagita kurang ajar ya Pak. Lihat itu! Enggak cukup apa dia menghancurkan Danar satu kali? Apa belum puas dia?" Ibu Danar ikut berkomentar. Namun kali ini dia tidak hanya sekedar berkomentar. Ia mengejar Nyonya Besar yang memapah Sagita dan tanpa basa-basi, wanita tua itu melayangkan sebuah tamparan. Namun bagai punya kekuatan super, Nyonya Besar bisa menangkis tangan itu. Bahkan Nyonya Besar mendorong mertua Sagita itu sampai terjerembab. "Kamu siapa Hah? Kamu mau menampar Sagita. Itu pelakor itu yang kamu tampar. Jangan Sagita!"
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai kenapa pelakor selalu menang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status