The Peacemaker
"Sudahlah, jangan cerewet. Wait and see saja, Bro!"
"Kamu sudah benar-benar jatuh cinta pada anak musuh besarmu itu?"
"No bukan soal itu, Yan. Aku hanya ingin mengalahkan pikiran salah dan buruknya padaku, bahwa aku ini kaya tapi bodoh. Parah kan?"
"What? Maya berpikiran seburuk itu padamu, Ga? Luar biasa bagaimana dia bisa tahu itu benar ... eh ...."
"Anjay kamu, Bro. Aku bukannya bodoh tapi memang benar-benar belum pernah mempelajarinya, tetapi soal kapasitas otakku itu hanya perlu dilatih bukan dicibir, bukannya begitu?"
Hot Chapters