TIDAK ADA NAMAKU
Emylia Arkana Putranggak ada orangandai tiada dianada dering nama sendirilirik tiada lagi yang mampu berdiri
Memangnya mau ke mana, Mas?
[Ke panti asuhan.]
-
Saat di dalam mobil kami hanya diam. Aarav fokus menyetir di tengah keramaian jalan yang padat kendaraan. Bising suara klakson saling bersahutan mencairkan keheningan.
"Mas, ponselnya berbunyi," ucapku ketika dering ponsel yang berkali-kali terdengar tidak mengalihkan tatapan Aarav.