Ketika Takdir Menyapa
Dennis menatapnya lama, kemudian berkata pelan, “Kamu nggak sendirian sekarang.”
Saras menoleh, menatapnya dengan mata yang masih basah. Tatapan itu lama, tenang, tapi sarat makna antara rasa syukur, takut, dan sesuatu yang belum berani diakui.
Udara di dalam mobil seolah menjadi lebih hangat. Tak ada kata lain yang keluar setelah itu. Dua jiwa yang sama-sama terluka mulai menemukan sedikit kedamaian.
Dennis akhirnya bersuara, pelan tapi tegas.
인기 회차