Antara Ambisi dan Cinta
tanya Cantik santai, sambil mengambil tas kecilnya.
“Berarti kamu duduk dengan elegan, senyum tipis dan potong dia pakai logika, bukan pisau steak,” ujar Kenzo sambil menepuk bahu putrinya bangga.
Rae bersiul. “Wah, metafora CEO detected.”
Mommy Jill menggandeng lengan Cantik. “Kamu bisa, sayang. Mommy yakin.”
“Mommy tahu aku kuat. Makanya kalian semua sengaja lempar aku ke kandang singa.” Cantika masih misuh- misuh.