JANDA CANTIK SANG CEO AROGAN
Widyanti menyembunyikan senyumnya dengan punggung tangannya, “Ya teman Mbak dalam kamar ini kan hanya Dik Jas, lantas Mbak berbicara dengan siapa lagi? Hehehehe. Dik Jas sedang melamunkan apa, sih? Serius sekali nampaknya.”
“Oh…tidak melamunkan apa-apa, kok Mbak, cuma saya tadi merasa heran saja, kok seorang CEO sikap dan adabnya mirip mafia begitu, ya?” ngeles Jasman. Namun seolah dia sendiri tersadar, kok bias-bisanya dia cepat memberikan alas an seperti itu. Ckkckck.
Chapitres populaires