Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Love You, Mr. Brewok

I Love You, Mr. Brewok

“Salah satu simtom utamanya” “Berdebar-debar?” “Iya. Trus apa lagi. Coba ceritakan lebih detil lagi” “Kembang api?” “Kembang api?” “Aku ga tau itu kedipan atau apa ya waktu di perpus, tapi kedipannya itu bikin kepalaku jadi kaya ada pesta kembang api tahun baruan gitu” “Aku ga ngerti maksudmu, tapi udah pasti itu juga salah satunya”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
KETIKA SUAMIKU SELINGKUH ...

KETIKA SUAMIKU SELINGKUH ...

sambil mencari HP dikamar. - Phone Caling Yudoy - [" De, dimana lu ? jadi kerumah nga sih kok belum sampai juga .. "] [ ..... ] [" Ya uda jadinya kesini atau nga nih ? ..."] [ ..... ] [" Hmm ya wis Cuzz sekarang. Hati hati ya adeku ... "]
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Selir Hati Sang Penguasa

Selir Hati Sang Penguasa

“Apa yang kau lakukan di sini?!” Situasi yang tenang dalam sekejap berubah menjadi sebuah badai, dan Kiara merasakan jantungnya berdegup kencang, seolah-olah waktu berhenti.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Meniti Lautan Luka

Meniti Lautan Luka

"Aku lagi sibuk jadi makan seadanya aja." Hening. Entah apa yang sedang dipikirkannya. Aku sedang tidak ingin menerka-nerka. "Padahal aku kangen banget pengen ketemu." Ada perasaan lain yang muncul saat dia mengucapkan itu. Ada desir halus yang mengusik relung kalbuku. Rindu. "Aku terlalu sibuk untuk mengangeni seseorang."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Love Me, Sersan!

Love Me, Sersan!

[Mas. Apa kabar?] [Sudah sampai mana?] [Apa masih jauh?] [Mas, balas, dong.] [Mas ....] [Ya Allah .... Balas, dong ....] [Aku rindu ....] Aku mengusap setitik bening yang mencoba menyeruak dari sudut mata.
9.9120.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Paku Emas di Kepala Istriku

Paku Emas di Kepala Istriku

�𝑤𝑎 𝑠𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑛𝑦𝑎. 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑟𝑡𝑎𝑤𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑎𝑑𝑎𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑚𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑑𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑒𝑡𝑎𝑘𝑢𝑡𝑎𝑛. 𝐵𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑎𝑛𝑡� �.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Suami Kontrak

Terjerat Gairah Suami Kontrak

Setitik air bening muncul di kedua sudut matanya, seiring dengan jarinya mengetuk tombol 'Hapus'. _Terkadang saat berada di tempat yang gelap, kamu berpikir kamu telah dikubur. Namun, sebenarnya kamu telah ditanam_ ***** Akhir bulan di musim kemarau. Udara kering dan panas, membuat tenggorokan terasa dahaga.
8.98.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Cinta Bersegi

Cinta Bersegi

Whenever I'm weary Kapanpun aku letih From the battles that rage in my head Karena kecamuk di kepalaku You make sense of madness Kau memahami kegilaan When my sanity hangs by a thread Saat kewarasanku mulai goyah I lose my way, but still you Aku tersesat, tapi masih saja kau Seem to understand Tampak mengerti Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Sometimes I just hold you Kadang aku mendekapmu begitu saja Too caught up in me to see Terlalu kacau diriku hingga tak melihat melihat I'm holding a fortune Aku sedang mendekap keberuntungan
9.94.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
KETIKA AKU SELINGKUH

KETIKA AKU SELINGKUH

Mita memprotes dirinya sendiri. "Hay, Mas, apa kabar? Sudah lama sekali kita nggak ketemu." Mita melambaikan satu tangannya ke udara. Seolah-olah Angga sedang berada di depannya. "Ah, kenapa jadi macam aman SMA begini malahan." Lagi-lagi Mita menggerutu pada dirinya sendiri. Kenapa di saat seperti ini justru otaknya buntu. "Ehem ... ehem ..."
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Setelah Perceraian

Setelah Perceraian

Dimana hatimu ketika aku terpuruk, menahan sakit hati? Dimana akalmu ketika datang tengah malam berteriak-teriak, menganggu dan menakutiku saat mabuk? Banyak kata yang ingin kusampaikan. Namun semua hanya terangkai di kepala, tanpa sanggup terucap. Kupaksakan untuk menarik dua sudut bibir, lalu berkata "iya …."
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai ketika sedang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status