Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

Bukan langkah kaku robot, tapi langkah mantap seseorang yang memiliki tujuan. BUM. BUM. BUM. Pintu kamar tidur itu diketuk. Bukan ketukan pelan pelayan, tapi hantaman keras yang membuat engselnya bergetar. "Arlan Corp akan runtuh dalam 24 jam," sebuah suara bergema melalui speaker sistem rumah. Suara itu adalah suara Kael, tapi jauh lebih berat dan memiliki distorsi yang mengerikan. "Lepaskan dia, atau aku akan menghapus seluruh aset likuidmu dari bank pusat."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Xara tidak menjawab. Aira tidak menunggu. Matanya kembali ke puncak, tenang, dengan ekspresi anak yang sudah terlalu sering menyaksikan ayahnya tidak kenapa-kenapa untuk merasa perlu khawatir. BOOM! BOOM! BOOM! Tiga benturan nyaris bersamaan, tapi suaranya bukan suara tunggal. Tiga ledakan kecil yang saling tindih dalam sepersekian detik, bergabung jadi satu hantaman keras yang memukul dada semua orang di bawah.
1052.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai ketukan
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya

Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya

Dalam posisi panik itu, kedua telapak kakiku yang bergerak menahan beban secara tidak sengaja menendang dan menekan ke arah permukaan pintu kayu tua di bawahku dengan dorongan tenaga yang sangat kuat. DHUGG...!!! Suara benturan keras bergema memecah kesunyian. Pintu kayu tua yang ternyata slot kunci dalamnya sudah rapuh itu mendadak terbuka lebar akibat hantaman kuat dari cengkraman dorongan kedua kakiku.
9.8148.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

Tersentak ketika Kalila mendorong pintu ruangannya secara kasar. “Lo kenapa sih, Bang? Tumben lo enggak konsen!” tegur Kalila kesal. Suara ketukan heelsnya terdengar nyaring memasuki ruangan Kama. Kalila melempar berkas ke atas meja Kama cukup kencang hingga memantulkan suara dari atas meja. “Seumur hidup, baru kali ini lo enggak teliti!” tegur Kalila menunjukan ekspresi judes
1058.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Seluruh ruangan kembali sunyi, Boga dengan bangga menganggukkan kepalanya dan baru saja hendak melanjutkan pembicaraannya, tiba-tiba terdengar suara seseorang yang memotongnya. "Aku keberatan!" Di hadapan semua orang, aku bangkit berdiri. Senyuman di wajah Boga langsung menghilang. Dia memandang ke arahku dengan bingung. Begitu melihat siapa diriku, ekspresi wajahnya langsung berubah muram. "Baterai ini memiliki potensi bahaya yang sangat besar, apa kalian semua nggak menyadarinya?" Aku dengan tegas mengungkapkan fakta tersebut, yang memang sudah kusiapkan untuk menjebaknya.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ia melangkah maju, berdiri tepat di atas tubuh Kael yang tergeletak tidak berdaya. Lalu kakinya terangkat. BAAAMMM!!! Ia menginjak perut Kael dengan kekuatan penuh. "Aarrgghhh!" Kael menjerit kesakitan. BAAAMMM!!! Injakan kedua, kali ini di dada. KRAAAKKK!!! Suara tulang rusuk retak terdengar dengan jelas. BAAAMMM!!! Ketiga, di lengan. BAAAMMM!!!
1080.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Sumpah di sofa kontrakan ini. Ketika mereka masih terbuai dalam alunan perasaan yang membuai di sofa ruang tamu yang sempit itu, tiba-tiba, sebuah ketukan keras, kasar, menggelegar di pintu depan. Tidak sekali, tapi berturut-turut. Tok! Tok! Tok! Seolah menuntut untuk segera dibukakan.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

JEDERRRRRR Kilat menyambar menyebabkan ledakan keras yang seakan-akan sedang menjungkirbalikkan alam. ZHENGGGGG TRANGGGGG DUARRRRRRR Suara sabetan benda tajam disusul suara benturan benda logam berkekuatan berat ditambah dengan suara-suara ledakan bergema terus-menerus seakan tidak ada habisnya. Sebuah gunung besar langsung terbelah setengahnya oleh sebuah sabetan pedang yang gagal menemui sasaran sehingga pada akhirnya, gunung besar itu yang menjadi korbannya.
618.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Aku menghargai Pay dengan memberinya dua jempol. Aku pun mulai check sound dengan membetot dawainya. Mak jlem! Bunyinya menggelegar hingga gelombangnya menerpa pepohonan hingga hampir ambruk. Lebay! Mengetahui aku sudah siap, Kentung lantas mulai berkutbah seperti biasanya. Dia bercakap mengenai ketidakadilan serta perlawanan terhadap penguasa yang zalim. “Lets make some fuckn noooise!” teriak Kentung dengan suara growl lagi. “Temboknya mana, temboknya?”
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

TOROKTOKTOK! “Hu—mph!” Poppy membekap mulut Darissa yang hendak mengeluarkan suaranya sedikit, karena ia merasa begitu terkejut dengan suara ketukan keras pada pintu, yang mengetuk-ngetuk dalam tempo lambat … ke tempo yang sangat cepat. Dalam beberapa detik kemudian, suara ketukan pintu itu kembali terdengar dalam cara yang sama seperti sebelumnya. Seakan-akan, seperti sebuah teror saja.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai ketukan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status