A Wandering Star
Kaito juga terlihat sangat kesal, hingga ia berbicara sendiri, "Sialan, sialan, sialan!! Tidak seharusnya kumasukkan mereka berdua satu bola! Keteledoran yang sangat fatal! Sialan!!"
Ia lalu mulai melempar sebuah batu lagi ke arah tembok. Ia terlihat amat kesal, marah, dan sedih, kemudian mulai berkata lagi, "Kekuatan cinta, membunuh rakyatku, sialan mereka, lihat saja nanti!"
Sesekali juga, Kaito mengerang. Ia nampak frustasi.
Namun, tiba-tiba ia mendengar ketukan dari pintu. Ia terkejut, dan bergumam, "Ini bangunan tua yang sudah tidak dipakai, siapa pula yang mengetuk pintu!"