Jejak Luka
ucap Lilik, sambil melirik sinis Sesil.
"Iya, Tante. Eh, Bulek." Ardia mengambil sepotong roti isi keju, digigitnya sedikit lalu dikunyah pelan-pelan. "Enak Bulek, ini bener-bener enak," ucap Ardia dengan wajah serius.
"Kamu belum tahu, ya? Setiap ada acara di kantor kalian kan, snacknya dari Bulek," ucap Lilik bangga.
Hot Chapters