Kakakku Bukan Kakakku
Lagi pula, aku tidak ingin pacarku mendengarnya, dia bakal menyalahkan dirinya sendiri dan memintaku untuk menyerah.
Tanpa diduga, penolakanku itu dianggap sebagai bentuk keinginan untuk menolak tapi juga keinginan untuk menyambut.
Lianto mencibir, "Sherly, akhirnya kamu tidak bisa berpura-pura lagi? Jangan khawatir, kami akan memuaskanmu, adiknya teman sama seperti adik kami sendiri. Kami akan menyayangimu dengan baik."
Aku menggelengkan kepala sambil berlinang air mata, "Nggak, bukan begini."
Hot Chapters