Ku Miskinkan Suamiku
Di atas sajadah, Khalisa shalat dengan tenang. Begitu sujud terakhir, air matanya jatuh tanpa bisa ditahan. Ia tidak menangis karena Fahri. Ia menangis karena hidup terasa terlalu berat akhir-akhir ini.
Dalam doanya, ia bicara lirih, jujur, tanpa susunan kata indah.
“Ya Allah… Khalisa capek. Khalisa sudah berusaha kuat. Kehilangan orang tua, berjuang sendiri, menikah dengan harapan punya keluarga, tapi ternyata diuji lagi.”
Bab Populer