Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Mantan Istri

Pesona Mantan Istri

sela Kak Fahri. "Assalamualaikum, ustad." Dua orang santriwati remaja datang dari belakang. "Waalaikumsalam. Ada apa Saira?" Kak Fahri menghampiri dua satriwati cantik itu. "Makanan untuk makan malam nanti sudah siap. Kami permisi dulu," Dua wanita itu menangkupkan kedua tangannya di depan dada, kemudian pergi kembali ke pesantren.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 713 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan

Istri Bayangan

Silvi melewati pintu mesjid terlihat sang petugas menyeklis catatannya, Silvi lega karena ia termasuk daftar santri yang tepat waktu. Semua shalat berjamaah subuh dengan tenang, usai wirid di lanjut musafahah bersalaman kepada semua yang mengikuti shalat berjamaah. Laki-laki bermusafahah sesama santri laki-laki (santriyin) begitupun santri perempuan (santriyah). Sepulang dari mesjid Silvi melihat ada yang beda dari santri laki-laki, ada seorang yang tidak ia kenal berbaur dengan santriyin lain. Pria seusia Silvi yang berbalut koko biru mint lengkap dengan sarung kotak Ungu tak lupa peci hitam menghiasi kepalanya.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Salah Pengantin

Salah Pengantin

"Gila, beda banget ya budayanya. Di sini orang sibuk mikirin siapa yang bakal jadi Prom King dan Queen, di tempat lo malah sibuk mikirin siapa yang kerasukan jin?" "Ya gitu deh! Itulah serunya sekolah di Indonesia, Jo. Nggak ada dansa-dansa cantik, yang ada tuh panik massal!" Archy mencibir. "Makanya, kamu jangan mikir masa lalu kamu itu paling keren. Masa lalu aku lebih... menantang secara spiritual."
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Balutan Doa

Cinta dalam Balutan Doa

“Kang Khaidir, Kang Fajar. Bisa-bisanya kalian memperlakukan santri baru seperti itu to, Le.” “Hal ini bisa merusak citra pesantren ini. Kalau tingkah kalian semena-mena pada santri baru. Santri batu itu butuh dirangkul supaya mereka itu kerasan, tidak malah ditakuti dan dijahili.” Kiyai Bisri terlihat marah. Namun, masih bisa mengontrolnya. Kang Khaidir dan Kang Fajar hanya tertunduk malu, tidak berani mengangkat kepalanya. Mereka berdua hanya mendengarkan sang Kiyai yang sedang dukani mereka. “Kalian juga sudah dewasa, bisa-bisanya melakukan hal yang sangat tak pantas ini. Apa memang kalian berniat menjatuhkan nama baik pesantren dengan membikin ulah seperti ini pada santri baru.”
9.317.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

Anak-anak kecil yang sedari tadi bermain sudah pulang karena matahari sudah tinggi. Kami salat di sebuah masjid yang letaknya tidak jauh dari taman. Aku belum pernah ke sini sebelumnya, tetapi di daerah ini ada sebuah pondok pesantren juga. Aku melihat beberapa santri keluar dari masjid setelah salat jamaah. Namun, aku heran melihat pemandangan ini. Mereka berbincang dan menyalami Gus Azam. Hingga para santri itu pergi, aku baru menemui Gus Azam. “Mereka siapa, Mas?”
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Suami Titipan

Suami Titipan

“Kamu tau sendiri. Anak-anak kelas Ustadz Wafiq emang pada sukses. Salah satunya santri bule itu. Wali kelas dia disini hebat-hebat. Selain Ustadz Wafiq, ada Ustadz Fajri juga. Tapi percuma cantik, pinter, kalo berani gadai agama buat dunia fana. Padahal, banyak alumni sini bisa sukses tanpa perlu lepas kerudung. Dianya aja bego, buta dunia...” Cukup sudah! Sepasang indera pendengar sekaligus hati Charlotte mendidih mendengar percakapan para asisten rumah tangga yang sedang menggosipkan dirinya itu. Meski sindiran mereka beralasan, ia tetap saja tidak terima. Napasnya memburu dengan tangan terkepal.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

“Maaf, siapa kamu? Ucapanmu sungguh tak pantas. Ada hubungan apa kamu dengan Sri?” “Saya adalah korban kekejaman kedua orang tua Sri. Keluarga Sri telah berbuat di luar batas. Hingga warga desa me-le-nyap-kan mereka. Kami sangat terganggu dengan kehadiran Sri dan keluarganya. Saya hanya berpesan saja pada Anda. Siapapun Anda, berhati-hatilah! Jangan memelihara ular di rumah Anda! Jangan tertipu wajah polos gadis itu! Dia dan keluarganya berteman dengan i-blis. Dia pe-nyi-hir. Percayalah dengan perkataan saya!” Tuuuut
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Bukan Sebab Cinta Ditolak

Bukan Sebab Cinta Ditolak

Menjelang pukul satu Haji Sujono mulai kelelahan, tugasnya digantikan oleh seorang pemuda bernama Dani-seorang santri lulusan sebuah pesantren di pulau Jawa. Sampai menjelang masuk waktu subuh Juriah tiba-tiba kembali berteriak kencang, bersamaan hilangnya suara teriakan tubuh si gadis tiba-tiba melayang jatuh ke lantai. Beruntung semua telah dipersiapkan, lantai kamar telah dialasi dengan dua lapis kasur yang tebal dan empuk.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Disia-siakan Suami, Diratukan CEO Tampan

Disia-siakan Suami, Diratukan CEO Tampan

tanya Nada menatap Rani dalam. Perempuan berhidung pesek tersebut menggelengkan kepalanya. "Emangnya mereka siapa?" tanyanya penasaran. "Mereka itu santri paling famous di sini, banyak santriwati yang terpesona dengan ketampanan dan kepintaran mereka apalagi Gus Zizan, selain dia anak pemilik Pesantren ini, ia juga hafidz qur'an dan sangat paham agama, mereka sangat humble dan terkadang tingkah random mereka membuat siapapun yang didekatnya selalu tertawa," jelas Nada yang sangat antusias menemceritakan tentang mereka kepada Rani.
9.95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Dipoligami Karna Tak Kunjung Hamil

Karena prinsipnya, ia tidak ingin menyakiti hati sesama kaum muslim. Sarah anak yang cantik dan lembut. Murah senyum dan pintar. Ia baru saja menyelesaikan study di Jawa Timur sekaligus Pesantren di daerah Jawa Timur juga. Ia adalah lulusan Strata satu hafidz quran. "Masya Allah, anak Abi. Sudah besar ternyata ya. Abi bangga sekali denganmu, Nak. Semoga kamu mendapatkan hal-hal baik dan keberkahan dunia akhirat." Ucap Kyai Haji Hasan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kisah santri salafi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status