KINASIH
Bulbinistri menangis karena perkataan suamiistri menolak ajakan suami karena mengantukistri menolak ajakan suamiistri lelah dengan sikap suami
Amarah di hati tak lagi dapat terbendung, apalagi kata-kata yang didengar terkesan penuh hinaan.
Yatmi tak terima, pun dengan Jatmiko yang kini maju selangkah, mendekat dengan tangan terangkat, siap membalas.
Asih mundur, memejamkan mata, seraya merapalkan do'a. Amarah itu bercampur dengan ketakutan dan -kesedihan.
"Cukup!"
Beliebte Kapitel