Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

Beberapa teman cowok ada yang membaca komik, bermain game dan ada pula yang bermain playstation sedangkan cewek-cewek bergosip ria di samping jendela, menikmati semilir angin dan ikan koi yang konon sebagai simbol cinta dan persahabatan. Masih ada beberapa foto kebersamaan kami yang terbingkai indah di dinding dan di atas meja. Fotoku dengan Mas Adam saat putih abu-abu itu juga masih ada di atas meja. Beberapa foto dengan teman-teman di kamar ini beberapa tahun silampun masih terpajang di dinding. "Tanteee ... ini punya tante, bukan?" Pertanyaan Aluna tiba-tiba mengagetkanku. Dia memberikan sebuah komik ke tanganku.
1084.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as komik gl
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Benar-benar tak menyangka musuh-musuh besarnya komplet berkumpul di sini. “He-he-he…Pendekar Mabuk alias Boon Me, kamu memang manusia paling beruntung di dunia, dua kali terjungkal ke jurang, tapi masih hidup, malah makin hebat. Tapi kali ini kamu rontok juga. Perabotan Nyimas Usi si penghibur cantik benar-benar hebat, kamu keok karena ketololan kamu sendiri, tak bisa lihat wanita denok, main embat saja dan akhirnya kena racun bunga mawar merah, main sosor ajahh tu hutan rimbun wkwkwk…!” ejek Pendekar Gledek terkekeh puas, sekaligus balas mengolok Pendekar Hewan.
9.646.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as komik gl
Read
+Library
Jodoh Dari Bunda

Jodoh Dari Bunda

Lilac mendadak gugup karena ini pertama kalinya mengadakan jumpa fans. “Kita panggil si ahli genre horor, Jo Vender. Orange Peach spesialis genre 21+, Pink Angel spesialis Fantasi, dan satu lagi author paling misterius dari ketiganya. Ini pertama kalinya penulis komik Queen and King ikut dalam event terbuka ini, kita panggilkan Purple Lime, tepuk tangan semuanya!” teriak MC yang tak kalah antusias dengan sosok Lilac. Mereka berempat berjalan menuju panggung dengan meja panjang yang sudah terpasang di sana. Ada empat kursi untuk tempat mereka duduk dan berhadapan dengan beberapa penggemar mereka.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as komik gl
Read
+Library
Salju Pertama di Incheon

Salju Pertama di Incheon

“Iya ... Pak Kwon?” “Kau ingat komik pertamamu bukan?” tanya Pak Kwon dengan wajah yang lebih serius dari yang kubayangkan. Aku hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan dari atasanku tersebut. Aku makin tak mengerti arah pembicaraan yang makin berbelit-belit ini. “Kami dari GM Entertainment ingin memfilmkan komik pertamamu yang berjudul “Manisnya Cinta Pertama” ....”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as komik gl
Read
+Library
Koma

Koma

Awas kalau nanti ketemu bakal jadi ayam geprek dia (paling omong doang). Aku memandangi lukisanku, seorang anak perempuan kecil dengan gaun plokadot merah terlihat lahap memakan awan besar yang ia duduki, ditambah pelangi diatasnya. Kurasa lukisanku biasa aja, enggak ada yang aneh atau lucu. Lalu kenapa si Oja ketawa? 
102.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as komik gl
Read
+Library
Hello, My EX

Hello, My EX

Raga langsung melepaskan bekapannya. "Gila, ya? Kalau tangan lo kotor gimana? Jerawatan, nih, muka gue." "Gaya banget, Re. Sejak kapan lo peduli sama yang namanya glowing, shining, shimmering, splendid? Fyi, ya, tangan gue bersih dari kuman. Udah gue olesin hand sanitizer." "Ba to the cot. Jawab, Ga, ini komik lo yang gambar?" "Gimana? Bagus, kan? Udah kayak comic artist, kan? Gue udah bilang, lo nggak bakal nyesel ikut gue." Raga tertawa sombong dengan tangan bersidekap.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as komik gl
Read
+Library
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

"Enggak anjir, gue cuman suka komik doang karena nggak perlu mikir. Gue kemarin nyari My Hero Academia, tapi nggak ada, ah lo pasti nggak tahu juga kan." "Kata siapa gue nggak tahu. Gue punya semua serinya." Kata Nina dengan bangga. Adiknya, Gilang juga adalah penggila komik. Anak itu memiliki perpustakaan sendiri di kamarnya, namun alih-alih mengoleksi buku ilmu pengetahuan agar cerdas seperti Albert Einstein, Gilang malah mengoleksi komik. Namun, karena Nina juga bukan tipe yang suka berpikir, Nina jadi ikut-ikutan meminjam komik Gilang, meskipun harus membayar 5000 rupiah per serinya.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as komik gl
Read
+Library
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

celetuk Glen yang diberi tatapan tajam dari Katerin. "Haha. Kuharap saat aku pulang, My Swety berjoget seksi di depanku." Glen dan Bos Lin King kompak tertawa. Ya, isi pikiran mereka sama, sedikit mesum, atau ... sangat mesum. Kalau keduanya sudah berkumpul, dipastikan akan ada cerita-cerita aneh dan nyeleneh. "Dengan sedikit tamparan di bokong." Glen memperagakan tangan seolah sedang menampar.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as komik gl
Read
+Library
Withstand the Wound

Withstand the Wound

ucap Ara mengaduk ngaduk jusnya. "Komik?" Naura dan Ara mengangguk. "Iya komik ceritanya tu di buat pakai bahasa jepang. Gambarnya pakai gambar tangan," ucap Naura. "Gue engga pande gambar njir gimana ni," ucap Kaila menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal. "Gue, Naura, jevan sama Felix kemarin nyari di gramed," ucap Ara yang di jawab anggukan oleh Naura.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as komik gl
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Trisha terpaksa berbohong kalau dia sangat tidak menyukai komik. Langkah Sev terhenti di depan rak komik dan mengambil salah satu buku yang ada di rak itu. Trisha membuka matanya lebar saat melihat lelaki itu memegang buku komik yang ingin dia beli. Komik karya ArliosH. Raut wajahnya seketika terlihat datar. “Lo kenal sama mangaka ini?” tanya Trisha dengan nada berhati-hati. “Kenal. Lo ... nggak kenal?”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as komik gl
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status