Cinta Terlarang
Kalau aku yang jual sendiri, mungkin tak akan serame ini.
"Syukurlah. Ikut seneng dengernya. Lagian juga selain rasanya enak, harganya juga murah meriah, sangat pasa di kantong. Terlebih yang jual juga baru Mas Alif sama Mas Ilham doang. Yang lain kan jual nasi lalapan, nasi pecel, gorengan, cilok, camilan, es, nasi goreng, martabak, minuman. Untuk roti bakar belum ada daerah sini, mungkin ada sih tempatnya agak jauh dan lumayan mahal hehe. Apalagi yang jual dua cowok tampan seperti kalian, pasti yang ngantri kebanyakan cewek, iya kan?" tebak Rudi.
"Haha Iya, Mas," jawab Alif. Memang jika di bandingkan sama para kaum adam, yang beli dan ngantri kebanyakan kaum hawa. Kadang juga ibu-ibu sih y
Hot Chapters