Ibu Empat Anak: Beda Bapak!
“Baru aja akad, belum 10 menit, terus kalian mau pinjem mas kawin aku? Buat apa?”
Harun langsung masuk ke mode ‘curhat ngenes’, dia menghela napas panjang, “Begini, Nak, kontrakan kita udah nggak bisa ditolerir lagi. Kamu kan tau sendiri, atapnya bolong, dindingnya retak-retak, tiap kali hujan, kita kayak lagi camping di air terjun. Dan pemiliknya tuh... aduh, galaknya kayak... kayak petugas parkir liar! Kemarin dia nagih uang kontrakan sambil teriak-teriak di depan rumah, padahal banyak orang lewat. Malu banget, Nak... masa kamu nggak kasihan lihat orang tua kamu dipermalukan begitu?”
Nasya mendengus, masih nggak bisa percaya. “Bukannya Bima udah ngasih uang buat mama sama papa ya? Jadi ken