Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi Pahit Di Tepi Sudiya

Kopi beraroma kuat yang aku sukai, asam dan pahit menyatu dalam pekatnya ampas. Kopi ini tumbuh berupa semak-semak berdaun hijau lumut yang menghasilkan biji-biji kecil berwarna hijau lalu berubah menjadi merah ketika siap untuk dipetik. Kopi khas Malayaka, ditanam oleh suku yang binasa. Aku menghela napas sejenak. Mereka benar-benar suku yang hebat. Aku sangat berterimakasih atas kopi mereka.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

tanya Andini sambil matanya menyisir setiap menu yang tersedia. Barista lelaki itu menunjuk sebuah nama menu andalan di kedai kopinya. “Kita punya es kopi susu spesial. Kenapa spesial? Di atasnya akan ditambah dengan whipped cream. Rasanya tidak terlalu manis, namun cukup manis untuk membuat suasana hati kakak lebih baik sesaat setelah meneguknya.” “Kalau kopi hitam, Kakak punya rekomen?” “Kopi luwak, Kak. Saya merekomendasikan kopi luwak untuk pacar Kakak yang ada di dalam mobil.” Barista itu menunjuk Liam yang terlihat sedang menunggu di belakang kemudinya.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Sorry, cause I Love You

Sorry, cause I Love You

Bukankah ia sudah kaya raya sejak lahir dan hartanya tak akan habis sampai keturunan ke tujuh sekalipun? Ia mencecap sedikit cairan pekat berwarna hitam yang bertengger di mejanya. Kopi jenis Hacienda la Esmeralda's Geisha yang selalu menjadi favoritnya. Kopi tersebut punya harga cukup fantastis. Biji kopinya pernah dijual hingga dua belas Peso lebih per pound (sekitar 8,7 juta IDR) sekaligus menjadi kopi termahal yang pernah ada di Panama. Konon, kopi itu begitu mahal sebab biji Geisha Coffee Hacienda la Esmeralda hanya tumbuh di Volcán Barú, yakni gunung tertinggi di Panama.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Alif memesan kopi keliling yang posisi jualannya tepat berada di bawah patung badak, di bagian tengah alun-alun. “Kang punten, meser kopi.” “Muhun kang, sabaraha?” “Tilu, dua kopi hudeung tong dikucek, hiji kopi susu caina loba nya.” Si akang penjual kopi semula nampak bingung dengan pesanan Alif yang terakhir. Namun, setelah diyakinkan Alif bahwa memang untuk pesanan kopi susu, airnya dibuat penuh, barulah ia yakin. Selera kopi Alif dan Zulham sama, kopi hitam tidak diaduk, sementara Mustafa beda sendiri, satu cup gelas ukuran 16oz harus penuh airnya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

Satu jam sebelum kafe buka, Seperti biasa Alya datang ke Kafe yang ia dirikan saat usianya masih dua puluh tahun setiap pagi. Kafe itu ia beri nama 'Kopi dan Lemon', yang menyediakan berbagai macam minuman panas dan dingin, mulai dari kopi hingga yogurt dan berbagai macam kue serta sandwich bahkan pizza.
1017.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 496 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Red in Us

Red in Us

Lagi pula tidak hanya satu lelaki yang berpakaian serba hitam. “Heh, kenapa bengong? Kenapa kopernya lo tinggal?” Rabu tiba-tiba saja muncul di depan Katha. Di tangan lelaki itu ada satu paper cup, dan dari sana tercium aroma kopi yang nikmat. “Ah, kopi gue!” seru Katha. Dia merebut peper cup dari tangan Rabu. “Makasih, bro.” Dia memukul punggung Rabu.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

“Aku tahu, Italia hanya menemukan proses pemanggangan kopi.” “Benar, biji kopi terbaik berasal dari Amerika Selatan dan Tengah, sebagian Afrika, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kopi Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia.” Tristan menjelaskan, “Bahkan waktu pertama kali diperkenalkan, kopi ini dianggap minuman setan. Baru setelah seorang paus mencicipinya, dia memberkati kopi dan mengatakan ‘bagaimana minuman setan bisa seenak ini’?”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

"Ini kopi item? Kaya yang biasa buat Pak Septa?" "Hmm." Lila mengambil tray berisi macam-macam kopi sachetan yang ada di dalam wadah penyimpanan di rak. "Bawel banget sumpah Dirut baru!" gerutunya. "Kamu tuh gimana sih, Lil? Pak Ezekiel kan tadi pagi udah ngasih tahu dia suka kopi apa." Lila mendecak sebal. "Kopi tuh sama aja. Item kek, machiato kek, tubruk kek, sachetan kek."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Di sana, ada sebuah teko aluminium besar yang sudah menghitam karena sering dipanaskan di atas tungku kayu, dan beberapa gelas beling tebal. “Mumpung Pak Bima belum turun,” tawar Pak Darto, matanya berbinar. “Mas Joko mau ngopi? Kopi hitam, Mas. Kopi tubruk asli, gulanya gula batu. Panas, kental, hitam. Bukan kopi sasetan encer kayak di kantor.”
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai kopi kupu kupu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status