Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Terlarang Sang Idol

Hasrat Terlarang Sang Idol

suara Kenzo terdengar dari arah belakang. Ayla menoleh, sedikit kaget. Kenzo muncul sambil membawa dua gelas kopi—satu hitam, satu latte. “Belum,” jawab Ayla singkat. “Masih ngecek ini dulu.” Kenzo menyodorkan salah satu gelas padanya. “Aku nebak aja... kau tipe yang nggak suka kopi terlalu pahit.” Ayla sempat ragu, lalu mengambil gelas itu. “Kenapa kau pikir gitu?”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Istri CEO

Pembalasan Mantan Istri CEO

tanyanya meminta pendapat Rio. “Tolong buatin kopi dulu sebagai ganti kopi yang lo tumpahin barusan” Kumi tersenyum kecil. Dia menuruti permintaan Rio. Setelah selesai, dia berikan kopi itu ke Rio. Rio menyesap kopinya dengan nikmat. “Kopi buatanmu enak! Pantas Shaka selalu memujinya dan membandingkan kopi buatanmu dengan kopi buatan Barista.” Rio tertawa.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Pies of Love

Pies of Love

“Satu kopi long black dobel buat Kak Henry!” Erin sempat bergidik saat mendengar nama pembeli yang Alya sebut ketika ia mengambil gelas dengan label menu itu. Kopi long black? Bagi Erin, itu adalah minuman yang paling membosankan di daftar menu kedai kopi. Alya memasukkan minuman itu di daftar menu karena ia ingin mempertahankan inklusivitas di kedai untuk semua jenis penggemar kopi. Meski begitu, minuman itu adalah salah satu yang paling mudah dan cepat untuk dibuat. Erin menaruh kopinya di konter penerima minuman. “Kopi long black buat Kak Henry!”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
The Calendula

The Calendula

Sudah sejak tadi gadis korea itu berekspresi seperti itu "Ah, aku tahu. Apa kau ingin makan saja? Atau minuman yang lain? Black Coffee, Royal Regal, Pandan Lattee, Earl Grey? Kau tidak usah ragu, Tif! Tempat ini sudah juaranya dalam urusan kopi! Percaya padaku!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Ini adalah batasan yang harus ia putar otaknya. Ia mulai merombak daftar menu. Yang pertama, kopi tubruk dan kopi sachet harus dihilangkan. Sebagai gantinya, ia memperkenalkan "Kopi Kulit Rempah Jono Jaya" yang menggunakan kulit kopi kering, direndam dengan sedikit jahe dan kayu manis. Ia juga merencanakan "Tea Blend Bandar Jaya" yang menggunakan campuran teh hijau biasa dengan daun pandan dan serai kering—semua bahan yang mudah didapat dan murah.
10706 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Ia masuk ke dalam mobil membawa kopi pemberian Dion yang baru dinikmati saat berada di kursi penumpang. “Hhm ... hazelnut. Mas Dion minum kopi kayak gini? Bukannya Venus bisa alergi kalau kena ini. uhh ...” Rei bergumam penuh tanda tanya lalu menyesap kopi tersebut tanpa masalah meski ia tidak begitu menyukai kopi dengan tambahan perisa hazelnut seperti itu. Mata Rei lalu membaca pesan yang tertulis di gelas kopi yang tengah ia pegang. Biasanya barista akan menuliskan pesan berupa nama pembeli kopi namun kini yang dibaca Rei adalah pesan yang cukup aneh.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Terpancing Emosi Pemilik warung kopi menghampiri dengan membawa satu nampan kopi yang di pesan oleh Tian dan orang-orang yang duduk bersamanya sesaat setelah pembahasan masalah honor selesai. Ia nampak melayani sendiri tanpa ada satu orang pun yang membantunya. Bukan hanya kopi hitam saja yang biasa mereka pesan, melainkan ada dua mangkuk mie instan untuk tiap orang yang disajikan secara berurutan.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Satu Malam Untuk Selamanya

Satu Malam Untuk Selamanya

Yogi menguap sambil menarik kursi lalu duduk tepat di hadapanku. "Gue lagi males ke luar. Kalo cuma mau ngopi lo kan bisa minta bikinin sama Mia," kataku menyebut nama office girl sedangkan mataku tetap terpaku pada berkas-berkas di meja. "Kopi bikinan Mia Khalifa nggak enak. Rasanya nggak jelas. Kalo pahit pasti pahit banget. Kalo manis juga kemanisan. Yang pas di lidah gue tuh ya kopinya bikinan neng Viola."
9.9141.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Di sana, ada sebuah teko aluminium besar yang sudah menghitam karena sering dipanaskan di atas tungku kayu, dan beberapa gelas beling tebal. “Mumpung Pak Bima belum turun,” tawar Pak Darto, matanya berbinar. “Mas Joko mau ngopi? Kopi hitam, Mas. Kopi tubruk asli, gulanya gula batu. Panas, kental, hitam. Bukan kopi sasetan encer kayak di kantor.”
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Suami Kiriman Bikin Nyaman

Suami Kiriman Bikin Nyaman

"Kopi apa namanya?" Ini nama yang baru aku dengar. Yang aku sering dengar kopi itu namanya arabika, robuska, atau kopi hitam dan kopi jagung yang ada di warung kopi di pasar. "Ini kopi khas daerah sini. Namanya kopi klotok. Tuh, lihat. Penyajiannya unik, kan?"
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kopi oh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status