GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT
"Apa kubilang, aku nggak yakin kalo itu milik temen kamu. Ehm, karena kamu sudah kaya dan mungkin harta kamu melimpah sana-sini, boleh nggak Ducatinya buat Bulik?"
"Buat Bulik?" ulang Bram masih tertawa-tawa.
"Iya," angguk Ranti tanpa merasa malu. Ia turut tertawa bahagia bersama Bram.
"Oh, nggak bisa Bulik. Harga Ducati itu mahal sekali, kalo dijual pun bisa untuk beli rumah. Kalo kuberikan sama Bulik, nanti Bulik nyaingin aku dong kayanya. Hahahaha ... Nggak bisa Bulik, nggak bisa."