Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

desis Sena sinis. Sena tiba-tiba meraih rahang Mayang. Menatap dingin wajah cantik yang dulu ia gilai siang dan malam. "Mungkin bagimu, menghina kemiskinan seseorang adalah suatu kesenangan. Mengejek status anak haram seseorang itu juga bukan masalah. Dan melecehkan perasaan cinta tulus seseorang, mungkin bagimu adalah suatu permainan yang mengasyikan. Padahal kamu telah membuat hidup seseorang itu bagai di neraka. Apakah kamu tau, ibu saya telah bertahun-tahun berada di Rumah Sakit Jiwa karena kewarasannya telah kamu rampas. Dan saya, begitu trauma setiap kali berdekatan dengan perempuan. Saya seolah-olah melihat seringai jahatmu di setiap wajah-wajah cantik mereka. Kamu telah menciptakan n
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 758 Times as kucing jelek
Read
+Library
Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Sebenarnya Dia Mesum Ma!

kataku melanjutkan. "Gue jenis kucing elit berarti. Kucing yang gak mau makan ikan asin walaupun dikasih. Kucing elit mah beda mending gak makan daripada makan, makan murahan. Kalau gak percaya lihat kucing gue," katanya Serafin berapi-api. Memang ada jenis kucing yang gak makan ikan asin. Kucing temanku juga ada yang sombongnya minta ampun. Hanya makan ikan tuna dan salmon.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 334 Times as kucing jelek
Read
+Library
Attack of Playboy

Attack of Playboy

“Ah bener. Itu anak emang aneh. Cewek lain suka kucing, dia suka monyet.” “Arin suka anjing!” sambar Caca, “apalagi cowok anjing.” “Eh? Hey, jangan dong,” ujar Kaze, “masa cewek baik seperti kamu mau sama cowok jahat.” “Maksudnya yang mukanya imut kayak anjing.” “Tergantung jenis anjing apa dulu,” kata Nesya, “contohnya pacar gua, Jayen, imut kek anjing kecil. Kaze kek anjing Labrador yang ramah dan penyayang.”
7.53.4K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as kucing jelek
Read
+Library
Gadis Kesayangan Sang Mafia

Gadis Kesayangan Sang Mafia

kata seorang anak dengan kaos kuning cerah bertuliskan: ‘Kau ejek temanku, akan kutendang bokongmu! “Kau jelek!” kata temannya acuh tak acuh. “Salah!” “Terus apa?!” “Coba tebak lagi!” “Kau jelek!” “Salah, dasar idiot! Kenapa kau terus menyebut ‘jelek’?” “Entahlah. Katakan saja apa jawabannya.” “Jawabannya adalah: kalau kau tidak cukup segar, maka kau tidak akan berada dalam panci ini untuk menjadi selai!”
109.6K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as kucing jelek
Read
+Library
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Dia menunjuk foto empat kucing. Jake memperhatikan foto itu sambil mengangguk-angguk. Dia memandang kucing pertama yang bercorak hitam putih, kucing kedua bercorak putih saja, kucing ketiga bercorak hitam-putih tapi hitamnya lebih dominan, sementara kucing keempat bercorak dominan putih dengan bintik-bintik hitam di beberapa bagian tubuhnya. “Iya sih lucu juga,” kata Jake setelah puas memperhatikan foto kucing itu.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as kucing jelek
Read
+Library
Mengejar Sekretaris Kaya

Mengejar Sekretaris Kaya

Cindy sebenarnya agak lemas kakinya. Di dalam ruangan itu, semua orang berhenti bermain kartu, hanya bersandar di kursi dan mengobrol santai. Laskar berkata dengan santai, "Wanita yang pintar dan punya kepribadian memang bagus, tapi itu merepotkan .... Jadi, orang bilang lebih baik memelihara anjing daripada kucing. Anjing yang dipelihara dalam waktu lama akan dekat dan patuh pada majikan. Kucing memiliki kepribadian yang terlalu dingin dan sering lupa bahwa mereka adalah hewan peliharaan, jadi membosankan."
9.9161.7K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as kucing jelek
Show Reviews (96)
Read
+Library
Ria Chan
author kok ga ada balas komen ya? apa author sdg menulis lanjutan cerita ini? saya udah bela²in beli koin cuma buat cerita ini, cerita lain ogah, cerita ini menarik banget tapi kok masih gantung ya. ayo thor, semangat season 2 nya. overthinking jadinya thor ma Yogi and Cindy
Nur Azizatur R P 1
menarik sekali dan membuat penasaran, tp endingnya nyesek thor. duh kasian Yogi uda bner bner melindungi cindy dan belum klarifikasi yg disampaikan pihak lain uda kek gt. setidaknya supaya cindy tahu tor kalau Yogi bner suka dan ga ada yg sakit thor. huhuhu.
Read All Reviews
Detective Devil

Detective Devil

Kucing tersebut menggesek-gesekkan tubuhnya ke kaki Cologne dan seolah-olah ingin seperti ini meminta bantuan pada pria muda tersebut. Kucing tersebut memiliki keadaan kulit kepala yang setengah terkoyak dan terlihat sebagian luka membusuk di sana. Keadaan kucing itu juga terlihat sangat lemas sekali. Cologne yang melihat keadaan kucing malang tersebut merasa iba. Dia meringis mendapati luka-luka yang sebagian telah membusuk terdapat pada bagian tubuh kucing itu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as kucing jelek
Read
+Library
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

Dewi menertawakan Nathan, "Bilang saja kau sedang bicara dengan kucing." Dewi lalu mendatangkan kucing kesayangannya, dibuatnya kucing itu agar bisa terlihat. "Kakak sedang bicara dengan kucing." "Mana kucingnya ?" "Itu !" Nathan menunjuk sebuah kucing berwarna putih gemuk. Kucing itu bagaikan kucing angora. Nela gemas melihatnya sehingga melupakan rasa ingin tahunya pada Nathan. Nela membelai-belai kucing itu dengan lembut. "Bulunya halus, dimana kakak menemukan kucing ini ? Kita pelihara saja ya kak ?"
9.541.5K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as kucing jelek
Read
+Library
After 30

After 30

“Kamu lucu juga ternyata ya? Saya pikir kamu itu orangnya serius sekali.” “Oh iya, Saya belum pernah makan nasi kucing sebelumnya, nasi kucing itu apa sih? Saya benar-benar penasaran. Memangnya orang sini suka makan kucing?” Revan mengernyit jijik membayangkan hewan lucu seperti kucing bisa di makan bahkan di jual belikan. “Eh! Nasi kucing itu bukan nasi dan kucing, tapi nasi dengan lauk sambal dan ikan asin dengan porsi yang sangat sedikit seperti makanan untuk kucing makanya disebutnya nasi kucing.”
1014.2K viewsOngoingAdded to Library 439 Times as kucing jelek
Read
+Library
Luka yang Terpendam

Luka yang Terpendam

“Apa makanan kesukaanku?” “Apapun asalkan pedas.” “Lalu binatang apa yang tak kusukai?” “Kucing.” “Oya? Kenapa memangnya?” “Kamu selalu merasa kucing itu bagaikan seekor anak harimau. Terutama di malam hari, bola matanya berkilat-kilat mengerikan dan kalau menyeringai giginya tajam sekali.” “Iiihhh…, cukup, cukup! Ngeri sekali, Tom!” seru Jessica ketakutan.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as kucing jelek
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status