Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Kamu alergi duduk dekatan sama aku?" "Suudzon," jawab Arka. Dia kemudian menepuk kedua pahanya yang dibalut celana jeans. "Sini tiduran." "Tiduran?" tanya Aludra. "Tiduran gimana?" "Tadi kamu bilang ngantuk, kan?" tanya Arka. "Sini tiduran. Tidur dengan posisi duduk itu suka bikin leher sakit, jadi tidurnya berbaring aja. Kepala kamu di paha aku."
9.730.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 794 kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Duda itu Suamiku

Duda itu Suamiku

"Kau bisa duduk!" Perintahnya begitu tegas, membuat Bianca reflek menggerakkan badan dan menurut. Wanita itu merasa bibirnya lengket dan entah kenapa tak bisa dibuat untuk bicara sama sekali. Namun, meskipun lelaki itu terlihat dingin, jantung Bianca justru berdegup kencang dengan liar. Hati Bianca berdenyut nyeri, seolah merasakan tautan rindu yang selama ini tersimpan, dan ingin sekali dia menangis. Tetapi dia sendiri tidak tahu, perasaan apa yang sedang dia rasakan saat ini. ***
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

Brayden : Kayaknya Ubaid lagi kornslet. Zein : Obatnya habis. Hendri : Bininya lagi mudik. Dia nelangsa. Wirya : @Ubaid, bilang ke Nining, aku mau kerupuk melarat. Zulfi : Aku mau dodol. Bayu : Aku mau dibawakan calon istri. Luthfan : Aku juga! Anthony : Aku, aku! Brayden : Aku pun mau. Morgan : Para duda, tolong minggir. Biar yang bujangan maju duluan.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
The Sky Of Asia

The Sky Of Asia

tanya Fidyah lagi terkejut. Tanpa aba-aba langsung saja Kevin duduk dihadapan Fidyah. "Gue mau minum" ujar Kevin santai. "Lo... lo ngikutin gue?" tanya Fidyah lagi. "Siapa bilang? gue udah sering ke kafe ini" ujar Kevin. "Terus ngapain lo duduk disini?" "Emang gue gak bisa duduk disini?" tanya balik Kevin.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
BAGAIMANA RASANYA TIDUR DENGAN SUAMIKU?

BAGAIMANA RASANYA TIDUR DENGAN SUAMIKU?

"Mau duduk di mana?" "Di tempatmu biasa duduk saja," jawab Tazkia yang langsung berjalan menuju lokasi di mana Sandra biasa duduk. Kening Sandra berkerut. Sepasang netranya melirik ke salah satu pengunjung lelaki berjas hitam yang sudah lebih dulu berada di dalam kafe itu sejak tadi. Lelaki itu seperti memberi isyarat pada Sandra hingga setelahnya Sandra pun mengekor langkah Tazkia menuju meja yang biasa dia tempati.
10101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Duda Bucin

Jerat Cinta Duda Bucin

Terdengar bel pintu, perlahan Sussana berjalan menuju pintu unit apartemennya. “Mamih, Papih,” ucap Sussana melihat kedatangan Ayah dan Ibu mertuanya. Zudith tersenyum sambil menanyakan kabar Sussana. “Baik, Mih. Masuk dulu yuk,” ajak Sussana. Kini mereka sudah duduk pada sofa ruang tamu, Sussana yang duduk berdampingan dengan Zudith, sedangkan Yudha duduk pada sofa tunggal. “Kamu sudah rapih begini, mau kuliah?” tanya Zudith. “Iya, Mih.” Entah kenapa Sussana ragu mengatakan bahwa hari ini adalah hari penting dan bersejarah selama ia berkuliah.
9.8178.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Mas—” “Aku boleh duduk di sini?” tanya Arya menepuk tepi ranjang, di samping Cita. Cita menelan ludah. Menatap sisi kosong, tempat biasa Sandra duduk ketika menyuapinya di kamar. “Kalau nggak boleh nggak papa, biar aku ambil stool bar yang tingginya sam—”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Magenta sambil memberikan minuman kaleng kepada Sedia dan kemudian duduk santai dihadapan Senja. Aduh kenapa Kak Genta malah duduk di depan gue sih? Kenapa nggak pergi aja? Kemana kek,kan konsentrasi gue jadi buyar. Gimana gue bisa fokus bikin makalah kalo dihadapan gue disediain pemandangan langka yang nggak bisa gue lihat setiap hari. Magenta pun membuat dirinya semakin nyaman dengan rebahan di sofa sambil membaca buku.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Nadine melihat ke arah Dirga yang sedang duduk bersandar di sebelahnya. "Gak tau. Aku malas balik ke hotel." Nadine diam sejenak. "Kamu kenapa gak pulang ke Jakarta aja? Daripada capek di sini." "Gak mau," Duda tampan itu dengan tegas menolak. "Di Jakarta gak ada kamu." Nadine menghela napas jengah. "Aku ngantuk." Sengaja ia berkata begitu supaya Dirga tidak semakin gombal.
10307.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai kuda duduk
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Mempelai Wanita yang Tak Diharapkan

Mempelai Wanita yang Tak Diharapkan

jawab sang resepsionis sigap. Keduanya pun keluar dari gedung. Hanya terpaut satu bangunan dari kantor pusat Darmaseraya, terdapat sebuah kafe modern bergaya industrial dengan sentuhan hangat kayu cokelat dan tanaman hijau menjalar. Nama kafe itu: Sudu Kopi. Tempat yang cukup nyaman dan sering dijadikan lokasi diskusi ringan oleh para pebisnis di sekitar area tersebut. Setelah memilih meja di pojok belakang yang agak tersembunyi, mereka pun duduk. Pelayan datang dan mereka memesan kopi dan makanan ringan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kuda duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status