Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Magenta sambil memberikan minuman kaleng kepada Sedia dan kemudian duduk santai dihadapan Senja. Aduh kenapa Kak Genta malah duduk di depan gue sih? Kenapa nggak pergi aja? Kemana kek,kan konsentrasi gue jadi buyar. Gimana gue bisa fokus bikin makalah kalo dihadapan gue disediain pemandangan langka yang nggak bisa gue lihat setiap hari. Magenta pun membuat dirinya semakin nyaman dengan rebahan di sofa sambil membaca buku.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as kuda duduk
Read
+Library
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Nadine melihat ke arah Dirga yang sedang duduk bersandar di sebelahnya. "Gak tau. Aku malas balik ke hotel." Nadine diam sejenak. "Kamu kenapa gak pulang ke Jakarta aja? Daripada capek di sini." "Gak mau," Duda tampan itu dengan tegas menolak. "Di Jakarta gak ada kamu." Nadine menghela napas jengah. "Aku ngantuk." Sengaja ia berkata begitu supaya Dirga tidak semakin gombal.
10323.9K viewsCompletedAdded to Library 13.0K Times as kuda duduk
Show Reviews (29)
Read
+Library
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Mempelai Wanita yang Tak Diharapkan

Mempelai Wanita yang Tak Diharapkan

jawab sang resepsionis sigap. Keduanya pun keluar dari gedung. Hanya terpaut satu bangunan dari kantor pusat Darmaseraya, terdapat sebuah kafe modern bergaya industrial dengan sentuhan hangat kayu cokelat dan tanaman hijau menjalar. Nama kafe itu: Sudu Kopi. Tempat yang cukup nyaman dan sering dijadikan lokasi diskusi ringan oleh para pebisnis di sekitar area tersebut. Setelah memilih meja di pojok belakang yang agak tersembunyi, mereka pun duduk. Pelayan datang dan mereka memesan kopi dan makanan ringan.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as kuda duduk
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Ya, cinta terkadang mampu menjelma menjadi api semangat yang menyala-nyala! Hari itu Angon Luwak dan Mayangseruni tiba di Kadipaten Wadaslintang. Kuda mereka melewati satu lembah rumput berbukit. Di tengah jalan, mereka melihat seseorang sedang duduk berteduh di atas batu sebesar kepala. Di dekatnya tumbuh pohon kamboja yang besar berdaun rindang. Anehnya. orang itu duduk diam dengan kepala tertunduk dalam. Mengenakan caping yang semestinya dilepas jika memang berniat berteduh dan sedikit berangin-angin mengeringkan keringat.
99.2K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as kuda duduk
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Duda

Jerat Cinta Sang Duda

Mereka hanya berdua saja, Dara takut dia akan melakukan hal yang tak seharusnya dia lakukan bersama duda beranak satu ini. “Aduh,” teriak Bima lalu dia menjatuhkan diri ke sofa sambil memegang kepalanya. “Bima, ada apa denganmu. Ayo kita ke rumah sakit?” ajak Dara.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 835 Times as kuda duduk
Read
+Library
Pembalasan Anak Laki-lakiku

Pembalasan Anak Laki-lakiku

Dia terus mundur hingga tubuhnya menyentuh kursi kayu. Dia terduduk dengan tangan memegangi dada, tangannya satu lagi meremas meja yang memang terletak di sampingnya. Aku berjalan menghampirinya, kemudian duduk di kursi kosong di sebelahnya. Jadi sekarang posisi kami hanya terhalang dengan meja kayu berwarna coklat tua. "Al, Lo kalau bercanda jangan bikin jantungan bisa nggak sih!" ucap Yudha lagi sambil melihat ke arahku.
1019.9K viewsOngoingAdded to Library 754 Times as kuda duduk
Read
+Library
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

Diikuti Ustad Imam dan yang lainnya. Ustad Faruk yang terlebih dahulu menuju ke kamar mandi yang ada di luar rumah. Kamar mandi yang sangat sederhana, hanya bertiang bambu dan berdinding terpal, namun air sumurnya sangat jernih. Mereka bergantian mengambil wudhu. Untuk mulai sholat Dzuhur berjamaah. "Saya juga ingin sholat, Ustad," kata Kek Warno. Mereka sangat terharu mendengarnya, juga memandang Kek Warno tak percaya.
1032.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as kuda duduk
Read
+Library
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

Mereka benar-benar duduk langsung di atas rumput tanpa alas. Liora meluruskan kedua kakinya yang mulai pegal setelah seharian berjalan. Kairan duduk di sebelahnya, satu kaki ditekuk, kedua tangannya bertumpu ke belakang menopang tubuhnya. Niro sempat pergi ke toilet dan baru kembali beberapa menit kemudian. Dari kejauhan, ia melihat siluet Liora dan Kairan. Dua orang yang duduk berdekatan dengan bahasa tubuh yang jelas menunjukkan kedekatan. Tanpa sadar, Niro tersenyum tipis.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as kuda duduk
Read
+Library
Aku dan [D]ia

Aku dan [D]ia

Ujar Kak Yudi yang sedang duduk tepat di samping tempat ku berdiri. Dia pun berdiri mempersilahkan ku untuk duduk ditempatnya. Dengan ragu aku duduk disana. “Terus kakak duduknya dimana?” “Disini” ujarnya sambil duduk lesehan di samping tempat duduk ku. “Duh jadi gak enak dong kak.” “Sudah, santai saja.” Dengan perasaan yang tidak karuan aku tetap duduk disana. Lalu aku lihat orang yang duduk diseberang ku. Ya ampun itu Kak Waldy.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as kuda duduk
Read
+Library
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Menemui wanita itu yang turun dari mobil sembari memaki-maki seorang lelaki yang tengah duduk di atas motor. "Sialan ya kamu Aldo! Ngomongnya lagi nganter Mama tapi nyatanya kamu lagi bawa lonte?! Kamu selingkuh, Do? Bangsat!"
810 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as kuda duduk
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status