Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Setelah mendapatkan apel reddel kali ini, hanya ada dua jenis tanaman obat yang tersisa, jadi Tuan Besar Rick akan bisa cepat disembuhkan. Setelah sampai di tempat itu, Fandy melihat apel reddel di tanah, bentuknya mirip buah persik. Sebagian besar terkubur di dalam tanah, hanya bagian tajamnya yang terlihat jika diperhatikan dengan seksama. "Akhirnya dapat." Saat berjongkok dan hendak mengeluarkan apel reddel, tiba-tiba terdengar suara. "Bocah tengil, sebaiknya kamu jangan menyentuh benda itu, kalau nggak hidupmu akan dalam bahaya."
9.4382.2K viewsCompletedAdded to Library 10.7K Times as kulit apel
Read
+Library
Reborn Farmer to Richer

Reborn Farmer to Richer

unik? Dia mencoba menjelaskan sembari menggunakan penggambaran melalui isyarat tangannya, "itu berbentuk seukuran buah apel, berbentuk agak lonjong, dan juga memiliki warna yang cerah dan dapat meningkatkan nafsu makan seseorang." Jing Li menatapnya dengan sungguh-sungguh, "anda mengatakan itu memiliki warna cerah? Warna seperti apa itu?"
108.4K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as kulit apel
Read
+Library
Pilihan York

Pilihan York

York menyemangati dirinya karena baginya memilih buah lebih rumit dibandingkan coding. “Oke pastikan buahnya berwarna cerah bukan pucat ataupun gelap karena bisa saja buahnya belum matang ataupun busuk. Nah ini dia, apel berwarna cerah, jeruk berkulit cerah, pisang berwarna cerah dan anggur berwarna cerah. Oke kau memang jenius York.” York memilih buah sambil berbicara pada dirinya sendiri tanpa memperhatikan bahwa ada orang yang sedari tadi mendengarkan gumamannya yang narsis.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as kulit apel
Read
+Library
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

"Kamu mau ke mana?" "Ke dapur, tiba-tiba mau makan apel. Aku juga bingung kenapa belakangan aku doyan sama apel hijau," ungkap Arum karena dia memang menyukai apel, tapi apel ala putri salju yang kulitnya merah.
9.29.3K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as kulit apel
Read
+Library
Transformasi Sang Tuan Putri

Transformasi Sang Tuan Putri

Dia melambaikan tangannya melepas kepergian Lusiana dari halaman. Saat tiba di rumah, Lusiana melihat tiga keranjang buah dengan aneka jenis buah musiman. Dia menatap buah-buahan tersebut dan tiba-tiba memiliki ide untuk membuat kosmetik. Lusiana berjongkok memeriksa buah-buahan dalam keranjang. “Alpukat sangat bagus untuk menghaluskan dan mencerahkan kulit, jeruk kaya vitamin c juga sangat bagus untuk bahan pencerah, menghapus garis halus, dan buah beri ini ....”
102.7K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as kulit apel
Read
+Library
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Stefan yang memang tidak suka apel langsung berkata, “Aku nggak mau terlalu banyak, kasih potongan yang kecil saja.” Olivia mencuci apel tersebut dan memotongnya menjadi empat bagian. Stefan menerima potongan apel tersebut sambil bertanya, “Kenapa kulitnya nggak dibuang?” “Aku selalu makan apel dengan kulitnya, sama seperti udang. Kalau kamu nggak kupas kulitnya, aku makan dengan kulitnya juga.” “Kalau gitu kamu urus administrasi rumah sakit dan kita langsung keluar. Aku bawa kamu makan udang yang enak dan murah!”
9.55.5M viewsCompletedAdded to Library 164.0K Times as kulit apel
Show Reviews (864)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Sambil nunggu update buku ini, mampir ke cerita aku yuk. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

"Yang Mulia, ini berlebihan—" "Jangan khawatir, Aslan sayang," potong Ashyel sembari tersenyum nakal. Ia melangkah maju mendekati nampan tersebut. Labella menggunakan insting medisnya. Ia tidak melihat apel itu sebagai buah, melainkan sebagai objek observasi. Ia memperhatikan tekstur kulitnya, perubahan warna yang sangat mikroskopis di dekat tangkai, dan aroma kimia yang samar bagi hidung orang awam, namun sangat tajam bagi seorang ahli bedah.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as kulit apel
Read
+Library
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

tanya Ronal dengan mata meneliti buah tersebut tanpa mengambilnya dari tangan si kerdil. "Ini namanya apel jin. Walau cuma memakan satu biji, tapi mampu menahan lapar dalam waktu yang cukup lama, dan fisik Om juga akan tetap segar," kata si kerdil. "Apel jin? Apa tidak berbahaya, jika saya makan makanan jin? Saya ini kan manusia," tanya Ronal. "Tidak, malah sebaliknya. Sampai sekarang Om belum makan, tapi fisik Om masih tetap bagus, itu karena siang tadi Om memakan pepaya jin."
6.8K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as kulit apel
Read
+Library
Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu

Kau Campakkan Aku, Kutemukan Penggantimu

Aku memilih jenis apel yang saat digigit terasa kriuk dan renyah. Diantara manfaat buah Apel adalah, meningkatkan imunitas tubuh karena banyak mengandung vitamin C. Mencegah dan mengatasi kram pada kaki, ini biasanya akan terjadi pada ibu hamil karena perubahan hormon dan juga berat badan. Menjaga keseimbangan cairan, meningkatkan kesehatan pencernaan. Menjaga kesehatan tulang dengan kandungan kalsium didalamnya. Mengurangi resiko cacat lahir karena apel membantu memenuhi kebutuhan folat selama kehamilan.
9.272.6K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as kulit apel
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Kulit wajahnya membentuk gelembung cairan sebelum akhirnya itu meletus, api-api menjilati lukanya, membuatnya semakin sengsara. ​Tn. Apel turun dari atap kios, mendarat dengan anggun dengan inverness coatnya yang berkibar. Dia berjalan mendekat, revolver masih berasap di tangan kanan. ​Sosok itu merangkak mundur, terbatuk darah. Tapi, saat Tn. Apel berjongkok untuk menangkapnya, tangan sosok itu bergerak cepat, melemparkan segenggam serbuk kuning tepat ke wajah Tn. Apel.
574 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as kulit apel
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status