Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

kultivator jimat yang bernama Kamal menghilang saat menyelidiki aura energi yang keluar dari Danau Kura-Kura Hitam. Connor curiga Kamal sudah menemukan kultivator yang memperoleh aura energi Danau Kura-Kura Hitam. Pada akhirnya, dia bertarung dengannya dan Kamal terbunuh. Hal ini menunjukkan bahwa kultivator yang memperoleh aura energi yang hilang dari Danau Kura-Kura Hitam belum mati. Kamal adalah seorang kultivator dengan berkultivasi selama seribu tahun.
9.9392.4K viewsCompletedAdded to Library 7.8K Times as kurama death
Read
+Library
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

Sosok berkuda dengan tengkorak menyala terpampang jelas, membawa bendera dengan mawar putih. “Ini adalah kartu Death, bukan tentang kematian fisik, tetapi perubahan besar yang tak bisa dihindari,” katanya perlahan. “Pandemi ini telah mengubah dunia, dan kita tidak bisa hidup seperti dulu lagi. Tapi itu bukan berarti kita harus menyerah.” Sari mengerutkan kening. “Lalu, apa yang harus kita lakukan?”
1.7K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kurama death
Read
+Library
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

Lalu Musashi mendorong pedangnya dengan kuat, ujung pedang itu menembus batang leher Orochi. Orochi mati di tempat. *** Setelah kematian Orochi, semua anggota Kuroi Kumo mengaku kalah dan menyerahkan diri. Kematian sang pemimpin merupakan awal dari sebuah kehancuran. Mereka tidak punya andalan sebab Torada juga telah hancur. Kenji telah mati. Tidak ada yang bisa diharapkan lagi. Maka dengan itu Kuroi Kumo resmi dibubarkan. Setiap mereka telah bersumpah di hadapan Kazui bahwa mereka tidak akan buat ulah lagi selamanya, terutama terhadap Kazui.
9.938.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kurama death
Read
+Library
KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH

KACAMATA BERDARAH Written by David Khanz Part 1 ——————————————————— "Sial!" rutuk seorang lelaki di pinggiran jalan begitu turun dari tunggangan kuda besinya. Dia menatap geram pada ban kempis kendaraan tersebut dengan perasaan kesal. Dengkus pria bernama Rehan itu beberapa kali terdengar, lengkap bersama decak kerucut bibirnya yang hitam di dalam kegelapan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as kurama death
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Semua orang yang ada di sana terdiam. "Tentu saja mati dengan cara terhormat," balas Queem datar. "Aku lebih baik mati kehabisan energi daripada harus mengangkat senjata melawan kaumku sendiri," balas Raja Kurcaci dengan tegas membuat mereka semua yang ada di sana mengulas senyum tipis. Memiliki keputusan yang sama. Memilih mati karena kehabisan energi lebih terhormat daripada melawan rakyat mereka sendiri.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as kurama death
Read
+Library
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Mereka akan hancur dengan energi kehancuran tingkat tinggi] ”Saatnya kalian berakhir! Rasakanlah rasa sakit kematian kalian!” teriak Kamuzu. Kamuzu meledakkan energi kuat dari tubuhnya. Energi yang keluar dari tubuh Kamuzu seperti ekor-ekor energi yang bergerak seperti ular yang memiliki kepala masing-masing. Ekor kegelapan yang bergerak terus menerus dalam jumlah banyak. Targetnya sudah ditetapkan, mereka tak akan berhenti sebelum menghancurkan target yang sudah Kamuzu tetapkan.
9.929.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as kurama death
Read
+Library
Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Kerak jambul itu mengulangi kata-kata Kyra dengan suara cemprengnya. Kyra pun menaruh makanan di sebuah kotak, lalu menyaksikan burung itu makan dengan cepat. Dia teringat pada masa hidupnya yang makin singkat dan kesehatannya yang makin buruk. Kemudian, dia bertanya, "Menurutmu, apa Deven akan sedih setelah aku mati?" "Nggak akan!" balas burung itu sambil merapikan bulunya. Burung saja tahu Deven tidak akan sedih? Kyra kembali ke ruang tamu. Tiba-tiba, rasa sakit mulai menjalar ke seluruh tubuhnya, membuatnya bercucuran keringat dingin.
9.1232.8K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as kurama death
Show Reviews (85)
Read
+Library
Kikan Hapsari
Setelah sekian lama akhirnya baca lagi nih novel dengan perubahan alur yang makin seru (soalnya sekarang giliran karma buat Deven, jujurly senang banget akutu liat Deven tersiksa ...). Etatapiii napa TAMAT sih, kan si beruk Okto dan si kutil badak Irish belum dapat karma. Mungkin ada season ke 2 nih.
Hasna Al-rasyid
sbnarnya menarik ceritanya cm alurnya terjebak di satu situasi yg itu² aja. tdk ada pengembangan karakter atau situasi. gk ada penyelesaiannya. jadi terkesan monoton dan bs ditebak alurnya. baca sudah bab 400 tp cerita msh muter² kyk bab 1.
Read All Reviews
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Andai dia mati oleh sang kura-kura, Tresna Ayu sudah siap, dimana sebagai pendekar, mati dalam pertarungan adalah sesuatu yang tidak dapat terelakkan, sekarang atau nanti, itu pasti akan terjadi. Sementara Asgar dan Limo terus mengumpati dirinya sendiri, mereka tidak percaya akan kembali kalah oleh siluman jelek penguasa lautan tersebut. “Gaumm!” seru sang kura-kura, dia dengan cepat menghujamkan 4 ekornya menuju daratan. Membuat Asgar, Limo, Bawana, dan Tresna Ayu memejamkan mata bersiap menerima kematian.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as kurama death
Read
+Library
DEATH

DEATH

Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata. “Apakah aku akan berakhir seperti ini?.” Mungkin ini adalah akhir. . Mereka sudah menutup mata dan bersiap menerima nasib mereka, tetapi sudah beberapa menit mereka menutup mata tidak ada yang terjadi. Mereka tidak merasakan sakit sedikitpun. Kematian tidak menyakitkan seperti apa yang mereka bayangkan. Tidak mungkin kematian tidak menyakitkan atau ini karena efek dari mereka berpelukan. Itu yang terlintas di pikiran Zyu. Pemikiran yang tidak masuk akal.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as kurama death
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

Air shower mengucur deras, menghantam lantai kamar mandi dengan suara berulang, namun warnanya tak lagi jernih, melainkan merah pekat. Darah bercampur air mengalir di kaki Piero, hilang di lubang pembuangan. Ia berdiri mematung, mata terpejam di bawah guyuran air panas, membiarkan sisa pembantaian itu luruh dari kulitnya. Tidak ada rasa bersalah. Tiga nyawa sudah ia ambil, dua di antaranya dalam waktu kurang dari seminggu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as kurama death
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status