Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Ia terlihat biasa-biasa saja, bahkan dengan santainya Rey menikmati cerutu yang dulu juga dia rampas dari serdadu zionis. “Sialan cerutu kuba ini asli dan enak sekali, jangan-jangan ngandung babi ini,” gumam Rey sambil senyum sendiri, lalu menatap seorang remaja yang terlihat pucat wajahnya dan berada tak jauh dari tempatnya saat ini. Walaupun ini malam dan hanya di sinari bulan, tapi cahaya bulan tetap perlihatkan wajahnya yang terlihat pucat itu.
1061.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

ucap pria berkumis tipis, tampak sopan menyodorkan tangan kanannya untuk ku jabat. "Halo juga." "Aku terpukau melihat penampilan perdana kamu tadi, kelihatan sih kamu udah piawai menngusut kasus-kasus serupa?" "Saya masih belajar kok, terima kasih atas pujiannya, senang berkenalan dengan anda sekali lagi." Entah kenapa kepalaku tiba-tiba pusing. Gejala yang sering aku alami sejak konsumsi makanku berubah. Aku tak lagi bernafsu ugal-ugalan seperti dulu bila melihat makanan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
Karenamu Kujatuh Cinta

Karenamu Kujatuh Cinta

Ketika Sofie hendak menegur orang itu, seseorang melemparkan sebuah tikus putih kecil ke tubuhnya. “Aaaaarghhh!” Sofie menjerit keras dan berusaha membuang tikus yang menempel di pakaiannya. Belum hilang rasa kagetnya, ada segerombolan gadis remaja yang mengadangnya. Mereka semua menyiramkan berbagai macam jenis minuman yang mereka pegang. Alhasil tubuh Sofie basah kuyup dan beraroma seperti campuran cokelat, kopi dan teh. “Jadi ini perempuan yang menggoda Kak Rexa kita? Biasa saja! Apa bagusnya?” kata gadis remaja yang paling modis di antara yang lainnya dengan pongah. Sepertinya dialah ketua genknya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
Chasing the Sexy Nerd

Chasing the Sexy Nerd

tanya Cassy sembari menahan tawa, Aurora tidak menjawab, dia Cuma menunduk dan murung lagi, melihat itu Cassy pun mendecak sebal lalu menarik tangan Aurora lebih dekat, membubuhkan kutek merah jambu di kuku jemari Aurora. Kelas tidak begitu ramai karena orang-orang sibuk dengan urusannya masing-masing, sejak tidak ada lagi tekanan untuk belajar semua remaja yang baru hendak dewasa itu menyibukkan diri dengan hal-hal yang mereka sukai tanpa peduli nilai pandang orang. Jatuh cinta memang menyebalkan, terlebih jika itu baru pertama kali.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Aku jadi tertawa mendengar perkataan asalnya. Emang hobi humor jadi renyah banget ngemas kata-kata. "Aku gak bulan depan karena mau besok datang ke rumah calon mertua. Sekarang, kamu siap-siap pulang sana. Tunggu aku di rumah papa mamamu!" "Haaa!" "Ho'oh, sejutarius. Sekarang lagi packing, nih coz malem terbangnya!"
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
My Boyfie is Wolf Alpha

My Boyfie is Wolf Alpha

"Kapan? Kok aku nggak lihat, ya?" Curtains merupakan gaya rambut populer pada minggu-minggu itu. Sepertinya Lucer tengah tergila-gila pada fashion remaja-remaja Axure. "Aku kayak gini cuma demi kamu nggak direbutin sama Si Kay," ucapnya berterus-terang.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

sahutku pura-pura ketus. "Capek karena ga berhenti menjerit-jerit!" cibirnya. Aku mengerucutkan bibir dan mencubit perutnya. "Aa-ad-duhh, aduhh! Sakit, Dek!" rintihnya saat aku memelintir cubitanku di kulit perutnya. "Ampun, gak?" Mas Adrian mengangguk cepat dan barulah aku melepaskan cubitanku di perutnya. Dia masih mengaduh sambil mengusap-usap perutnya dari luar kaosnya.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

tanya Ratna manja sambil mulai menyuap makanan pembuka, Ratna memang sangat menjaga tubuhnya, semenjak Bhakoro jarang memakain tubuh seksoinya karena lebih suka daun muda, Ratna lalu rajin menjaga tubuh aduhainya. Lintang yang dasarnya doyan makan, tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Sambil menyerbu hidangan-hidangan mahal di atas meja yang jarang banget ia cicipi seumur hidup, ia menyahut santai, "Tiga belas tahun enam bulan, Tante." "Wow... Berarti sudah resmi remaja dong ya," pancing Ratna lagi, matanya mengerling nakal. "Hmm, sudah pernah mimpi basah belum, nih?"
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Dia menaik-turunkan alis menggoda. “Apaan sih, masih cantikkan mama,” sahut Kael malas. Antusias Kalla langsung anak itu pangkas habis. Biasanya usia remaja itu lagi fase suka-sukaan sama lawan jenis seperti dirinya dulu. Namun Kael memilih fokus meningkatkan keahlian diri. Baiklah mungkin jalan yang putranya itu pilih itu berbeda. “Tapi Rere bakal ke sini lagi kan?”
1086.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kutu baru remaja
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Baca Semua Ulasan
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

"Ajiku dan Ajimu dulu juga berteman kan Suta...,Kau dulu terkenal paling cerdas dan pintar sejak Kita duduk diSekolah Dasar...Tapi kalau Kamu tidak aku dekati sama Ketut Arga.Kamu nggak bakalan punya Teman hha...hha...hha...,Kayak Aku...,Kamu kan dulu pendiam dan Kutu buku..." Mereka berdua tertawa mengingat masa kecil mereka. "Tapi setidaknya Penyakit Kutu bukuku Aku tularkan sama Kamu dan Arga...,Itupun Sampai Kita S.M.A kan? Hha...Hha...Hha..." "Arga Kemarin sempat Aku telepon.Dia sekarang kan ada di Luar Negeri.Dan Dia juga bekerja di perusahaan ternama disana.Sampai menikah juga dapat Orang sana, Suta..."
7.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kutu baru remaja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status