Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

Mata Daniel berwarna merah. Dia tertawa, suaranya kasar dan getir. "Emira, kamu puas sekarang? Kamu menang. Kali ini." "Benarkah?" Aku sedikit memiringkan kepalaku. "Rasanya ini baru permulaan." Begitu aku bicara, dia melompat maju. "Tolong, selamatkan aku." Aku mengangkat alis. "Apa maksudmu?"
3.9K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
My Beautiful FAT Girl

My Beautiful FAT Girl

Gadis itu pun tersenyum dan segera membawa daster bermotif bunga-bunga warna coklat itu ke kamar mandi dan berganti pakaian di sana. Setelah merasa aman dengan pakaian barunya, Putri pun segera menghampiri sebuah cermin besar di kamar minimalis itu. Gadis itu tersenyum menatap penampilan barunya. Sungguh tak menyangka dia memakai baju daster untuk pertama kalinya. Putri yakin Liam pasti ilfil melihat penampilannya saat ini.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
My Beloved Trouble

My Beloved Trouble

Pertanyaan itu dilontarkan oleh wanita yang tak kuingat namanya tapi aku kenal wajahnya berkat ukuran payudara semangkanya yang menyaingi milik artis Hollywood lawas Pamela Anderson. Saus tomat merah meleleh di seluruh wajahku. Ini lebih mengerikan dari pada merayu Daniel. Aku melempar pandangan minta tolong pada Gina, tapi gadis yang katanya sahabatku itu hanya tertawa kurang ajar. Dia terlihat mulai teler di lengan Hendrik karena sudah kalah 6 kali. Putra yang tadi menyeretku ke sini, duduk menempel di samping kananku dengan aksi tangan tiada henti untuk terus berusaha menggerayangiku.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Seorang pria tampan bermata hitam legam, tubuhnya sangat kekar berjalan menyusuri ramainya orang di sebuah bar yang biasa ia kunjungi bersama teman-temannya. Seorang gadis menabraknya tanpa sengaja dan ia sedang mabuk. "Pria tampan temani aku malam ini, aku akan membayarmu berapapun kau mau, aku ini banyak uang," ucap perempuan cantik itu.
9.7489.3K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Menghancurkan Dunia Demi Dia

Menghancurkan Dunia Demi Dia

Tinggi dia mencapai 18 meter, tubuhnya berwarna hitam legam dipenuhi oleh otot yang gagah, di kepalanya ada tanduk besar mirip seperti domba jantan, mata merah tuanya melambangkan darah para musuh yang telah dihabisi olehnya. Moraka adalah namanya, Neraka menciptakan dia untuk menjaga Gerbang Neraka. Seringkali Moraka merenung dengan tugas yang diberikan kepadanya, 'menjaga dari siapa?' Tidak ada Malaikat yang cukup gila untuk masuk ke kawasan Gerbang Neraka. Hanya Iblis pencari informasi yang keluar masuk melalui gerbang ini, dan memang seharusnya selalu seperti itu.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Cinta Merah Muda

Cinta Merah Muda

Rianza berlari dengan terburu-buru menuju salah satu gedung di fakultasnya. Dosen pembimbing skripsinya baru saja mengabari bahwa dia memiliki waktu satu jam untuk bimbingan skripsi dengan gadis itu. Rianza yang dari tadi sibuk membereskan barang-barang di kost barunya harus bergegas cepat menuju kampus. Rambut panjang bergelombang yang dicat dengan warna merah muda itu membuatnya selalu terlihat menonjol dan menjadi pusat perhatian. Gadis itu sebenarnya tidak peduli apa kata orang tentang rambutnya, dia sering kali mendengar teman-temannya membicarakan rambutnya--yang katanya tidak cocok dengan gadis itu--di belakangnya. Para dosen juga sering salah fokus dengan rambutnya. Gadis itu tidak p
2.3K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

Ia berambut panjang dengan cepit rambut berbentuk pita berwarna ungu. “Kamu sungguh tidak mengenali siapa gadis itu, Feli?” Tanya Aland. “Tidak, di sana tuh gelap sekali hanya ada penerangan dari ponsel yang dibawa Pak Heri.” Aland menghela napas kasar. Mereka tidak memiliki petunjuk sama sekali.
681 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Bad Love

Bad Love

ucap lelaki tua itu sambil membukakan pintu untuk Tiffany. " Om, saya bukan penipu. Saya balikin deh uangnya, tapi jangan perkosa saya ya," Tiffany memohon dengan sangat, " atau... saya tambahin denda ganti rugi, mau?" Lelaki tua itu menggeleng, " oh tidak bisa. Kamu sudah menggoda saya dan sekarang kamu mau pergi dari saya? jangan harap," lelaki itu memasukkan Tiffany ke mobilnya, di jok belakang. Kemudian ia menghambur masuk dan hendak membuka tank top merah yang dikenakan Tiffany. Namun, Tiffany terus-menerus berontak. Bahkan, ketika lelaki tua itu lengah, Tiffany berhasil mengambil kesempatan untuk menendang benda pusaka yang berdiri di balik celana bahan itu, hingga lelaki tua itu terdo
3.6K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Saat Cinta Menyerah

Saat Cinta Menyerah

Rasanya seperti melepaskan beban berat dari dada. Namun, tak lama kemudian, Selena datang dengan langkah anggun, mengenakan heels dan atasan tanpa lengan, tampil dengan percaya diri. “Bang Zayn, Mbak Manda...” Selena menggantungkan kata-katanya dan berharap Noah akan berkata sesuatu lebih dulu.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as la belle dame sans merci
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status