Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

Aku narik nafas panjang kemudian mendengus dengan kasar melihat pada kepergian Riri. ******* Aku memasuki sebuah ruangan yang cukup luas. Di setiap sudut terdapat rak rak buku yang berjajar rapi dan piala piala yang di letakan di dalam lemari hias. Aku masih duduk di kursi sofa berwarna hijau muda, menunggu seseorang yang sedari tadi memintaku untuk menunggu di sini. "Assalamualaikum ...," ucap wanita memakai kerudung menjuntai hingga hampir menyentuh pinggang itu padaku.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Menunggu Masa Idah

Menunggu Masa Idah

tanya Laila pada adik iparnya. "Cuti, Mbak. Mau liburan di rumah dulu," jawab perempuan berusia 22 tahun itu dengan kalem. Gadis muda berjilbab biru dengan motif bunga-bunga itu bekerja sebagai teller di salah satu bank syariah yang ada di kota ini. "Ini ada puding buat Mbak Laila. Tadi ibu yang buat, aku bantu mencicipi saja." Amy tersenyum lebar, hingga deretan giginya yang tersusun rapi terlihat dengan jelas. Laila tersenyum dan menerima paper bag yang diangsurkan Amy. "Terima kasih ya, Bu, Amy," katanya. "Ayo masuk."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
AFTERFALL

AFTERFALL

tanyanya balik, menatap Kaline dengan sorot tak percaya sementara yang ditatap tampak semakin bingung. “Jawab saja pertanyaanku. Siapa kau?” Kaline berusaha menahan suaranya agar tak terdengar bergetar lantaran ketakutan. Ia tampak tidak tersinggung mendengar nada bicara Kaline yang terkesan meninggi. Ia meletakkan nampan yang dibawanya di atas nakas kecil dari kayu dengan sabar, lantas kembali menatap Kaline dengan sorot teduh. “Saya Narin, Putri. Lady-in-waiting Anda.” Perempuan itu menundukkan tubuhnya, hampir seperti sujud di hadapan Kaline.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Ayah, Aku Ingin Menikah Dengannya!

Ayah, Aku Ingin Menikah Dengannya!

Wajahnya tetap cantik seperti biasa, tetapi sorot matanya terlihat begitu lelah. "Aku benar-benar seperti boneka yang sedang depresi..." gumamnya pelan. Meski begitu, pikirannya kembali teringat pada para tamu yang akan datang hari ini. Ia jadi penasaran siapa laki-laki kurang beruntung yang berhasil ditangkap Lady Graham untuk diperkenalkan kepadanya. Pandangannya kemudian beralih ke beberapa buku yang tersusun rapi di atas meja. Di sampingnya tergeletak sebuah surat kecil. Evelyn mengambilnya lalu mulai membaca.
10680 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Sejak hari itu, setiap kali Yudha memotret langit, seolah ada sesuatu dari dirinya yang ikut terabadikan di sana — halus, tak terlihat, tapi nyata. Di sisi mejanya, sebuah buku tergeletak terbuka. Sampulnya sederhana: Langit yang Tak Menunggu — dengan nama Rani Kencana tertera di bawahnya. Ia membelinya diam-diam lewat situs daring, dua hari setelah terbit. Sejak saat itu, Yudha tak pernah benar-benar berani membacanya dari awal hingga akhir. Ia membaca perlahan, beberapa halaman setiap malam, seperti seseorang yang meneguk obat pahit tapi tahu di dalamnya ada kesembuhan.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Wanita Untuk Sang Penguasa

Wanita Untuk Sang Penguasa

Bella memang cantik, tapi begitu juga dengan banyak wanita yang pernah ia temui. Regan hampir saja mengecup bibir penuh yang selalu membuatnya tergoda itu, ketika suara ketukan pelan di pintu membatalkan niatnya. Karena tidak ingin Bella terbangun, lelaki itu pun cepat-cepat membuka pintu. Seorang maid yang berdiri di depan pintu tersenyum dan menundukkan kepalanya penuh hormat kepada Regan. "Maaf, Tuan Regan. Tapi Nyonya Besar Chelsea telah menunggu di bawah untuk bertemu dengan Anda dan Nyonya Arabella."
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Nada tunggu hanya sebentar sebelum suara seorang wanita dengan intonasi formal terdengar. “Selamat siang, terima kasih telah menghubungi xxx Client Services. Nama saya Charlotte. Ada yang bisa saya bantu hari ini?” Amanda menjawab dengan tenang, “Selamat siang, Charlotte. Saya ingin menanyakan ketersediaan Lady xxx, kode M0505. Apakah masih tersedia?” Suara ketikan terdengar di seberang. “Sebentar saya cek… ya, Lady xxx M0505 saat ini tersedia di butik. Apakah Anda ingin membuat janji temu di butik atau melakukan reservasi?”
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

"Terima kasih, Mr. Luther, tapi seperti yang Nickollas katakan—" ​"Tunggu, jangan katakan 'tidak' dulu sebelum kau melihat ini," Raymond memotong cepat, membuka tas kulitnya dan mengeluarkan sebuah naskah tebal dengan sampul berwarna biru tua. "Judulnya 'The Silent Queen'. Ini tentang seorang wanita yang terjebak dalam pernikahan politik dan harus bermain peran untuk bertahan hidup di tengah serigala. Kedengarannya familiar, bukan?"
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Wanita Berhati Es

Wanita Berhati Es

Begitu masuk, aku langsung melihat seorang gadis duduk meringkuk di pojok ruangan. Dia bersembunyi di sudut yang paling tak mencolok. Di cuaca yang belum begitu dingin pun, dia sudah memakai baju lengan panjang dan celana panjang. Di kepalanya terpasang topi bisbol, dan wajahnya tertutup masker rapat-rapat. Seluruh tubuhnya memancarkan aura dingin, seolah berkata jangan dekati aku. Hanya dengan sekali lirikan, aku langsung yakin, dia adalah korban itu. Nanda.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda

Mita mengusap tangan nya. Mereka kini tiba di ruangan yang penuh dengan dekorasi bunga dan bernuansa serba putih, terlihat seorang pria tampan yang sedang duduk menunggu kedatangan mereka. Sebelum nya Indra sempat khawatir menunggu kedatangan kekasih yang ingin dia nikahi belum juga muncul, namun saat ini hati nya sudah merasa lega melihat pujaan hati nya datang dengan anggun nya menghampiri nya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai lady in waiting buku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status