Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu
Gemuruh sorak sorai seketika terhenti, digantikan oleh suara dengungan proyektor.
Penonton terdiam, ada beberapa yang berseru kecewa, "Yah, kenapa mati?!" atau "Aduh, padahal lagi seru-serunya!"
Lalu, sebuah rekaman video muncul di layar lebar itu. Gambar yang jelas menunjukkan Ibu Mertua, Salma, Bang Fahri, dan Ninik di ruang tamu rumahku. Awalnya terdengar bisikan samar dari rekaman itu, membuat warga saling pandang bingung. Namun kemudian, tanpa peringatan, volume suara mendadak menjadi penuh, menggelegar ke seluruh penjuru balai desa.
Capítulos em Alta