IPRIT
"Kau pergi tanpa menghiraukan panggilanku. Sejak saat itu kau berubah menjadi sangat bengis sehingga julukanmu begitu mengerikan. Aku selalu mencarimu, tapi yang kutemukan hanyalah korbanmu yang sudah hancur menjadi abu."
"Cukup ... cukup! Aku tidak mau mendengarnya. Sekarang terserah padamu, ilmu yang kita ciptakan bersama, terserah mau kau turunkan kepada siapa pun," kata Dewi Kematian sambil pergi dari tempat itu. Dia melesat terbang di atas air, menjauh semakin kecil ... semakin kecil, akhirnya tidak terlihat lagi.
Hot Chapters