Pernikahan Tujuh Tahun Yang Sia-Sia
Senyuman William pun lenyap, dia berusaha tetap tenang saat menjelaskan, “Benarkah? Kok aku nggak menyadarinya? Kalau didengar baik-baik mungkin memang ada sedikit kemiripan. Lagipula, sekarang ada banyak lagu yang mirip….”
Melihat dia mati-matian mencari alasan, tiba-tiba aku merasa semua ini tak ada artinya lagi.
Lagu itu tak pernah kumainkan untuk orang lain. Partiturnya hanya kusimpan di ruang pianoku, hanya aku dan William yang bisa mengaksesnya.
Itu adalah lagu yang kuciptakan khusus untuknya, berisi semua cerita cintaku padanya.
Namun, dia malah memberikannya kepada orang lain, seperti membuang cinta kami begitu saja.