Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

"Hai! Apa kamu melamun?" "Astagfirullah, kamu membuat jantungku hampir jatuh!" ucap Aluna sambil mengusap dadanya. "Dari pada bengong, mending jalan aja, yuk! Di bagian belakang ada musium-musium kraton, kita bisa lihat adat-adat Jawa, kamu pasti nggak tau, kan? Ayok!" Ajak Brian dengan semangat. Aluna berjalan santai sambil berbincang dengan Brian. Sesekali mereka tertawa ketika Brian melontarkan candaan ringan yang lucu. Hal itu membuat Aluna sejenak melupakan kesedihan hatinya hari ini.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
BELENGGU DENDAM SUAMI KEJAM

BELENGGU DENDAM SUAMI KEJAM

Ancam Starla, sayangnya ancaman itu hanya di sambut tawa meremehkan dari dua pria itu. "Hubungi saja, kami tidak takut. Jangan jual mahal, kamu pasti sedang menunggu pelanggan mu kan? Jika kamu wanita baik-baik, tidak mungkin berkeliaran malam-malam begini," ejek pria berambut gondrong. "Aku bukan perempuan seperti itu!" Teriak Starla, kalimat itu mengingatkannya akan masa lalu yang sangat ingin ia kubur dalam-dalam.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
BALAS DENDAM CANTIK

BALAS DENDAM CANTIK

kata Eni setelah kuceritakan ideku untuk membalas sakit hatiku pada Mas Yoga dengan detail. "Iya, En," sahutku sambil menyeka air mata. Aku punya cara jitu yang akan membuat Mas Yoga dan Anita menyesal seumur hidup. Maaf, Mas, tapi kamulah yang membuatku akan melakukan ide sinting ini. Kita lihat apa tanpa ada 'belalai' si Anita masih mau denganmu atau tidak. Karena 'belalai' itu adalah surga untuk perempuan di dalam pernikahan. Aku menatap Guntung di meja dan tersenyum sendiri.
10.0K viewsOngoingAdded to Library 341 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Balas Dendam sang Kultivator

Balas Dendam sang Kultivator

[Sarang Laba-laba. Tempat itu adalah campuran bau alkohol basi, keringat, dan darah kering. Dipenuhi oleh para tentara bayaran yang memamerkan hasil buruan, para pemburu yang membersihkan senjata, dan para informan yang berbisik di sudut-sudut gelap. “Di sini, kekuatan tidak dipamerkan dengan jubah sutra,” analisis Rayden, matanya yang tajam bergerak cepat, “Tapi dengan bekas luka di wajah dan kilatan dingin di mata.”
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Teman Kerja Ayah

Terpaksa Menikah dengan Teman Kerja Ayah

Sup ikan "Sayang sekali. Kalau ada, aku ingin laki-laki seperti suamimu," kata Nita. "Tidak perlu banyak berfantasi! Ketika tiba waktunya jodohmu datang, tentu kamu juga akan menikah," jawab May. "Berapa umurmu, Bela?" "Masih 1 bulan. Ayo makan ini dulu!" kata Bela. Satu jam kemudian May dan Nita berpamitan. Karena aku merasa tidak enak jika bermain terlalu lama saat suami Bela ada di rumah.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

sindir yang lainnya Seolah mereka yang lain anehnya tau permasalahan nya, mereka padahal tak tau urusannya. Hilma tepis perasaan nya. Mungkin itu hanya perasaannya saja. Sambil dia buat prakarya mendengar percakapan teman lainnya. "Hahahaha Mila kamu hebat banget kepilih melawan kelas lain lomba cerdas cermat, emang kamu mampu?" ucap teman salah satu laki-laki namanya Risky
4.2K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
SYUKURAN PERNIKAHAN SUAMIKU

SYUKURAN PERNIKAHAN SUAMIKU

Dia lupa kalau mulai hari ini dia mengendarai motornya sendiri. Lastri dan juga Sukino sudah pergi ke ladang. Hari ini mereka sedang panen jagung. Sehingga membuat mereka sibuk sedari pagi. Bela berjalan keluar lalu memakai sepatu. Adit pun berdiri di samping motor yang tadi sudah dipanasi terlebih dahulu. Langkah Bela terhenti tatkala melihat sosok pria berdiri dihalaman rumahnya. Sedang menatap Bela dengan senyuman.
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Pewaris Tunggal

Pewaris Tunggal

“Aku Dinara, kita ambil ikan dulu, kalau nggak ada ikan, mau makan apa buat siang dan malam ini!” “Baiklah Dinara, di mana kamu menaruhnya?” tapi Dinara malah terdiam, matanya menatap pria yang mau rudapaksa tadi mulai bergerak. Balang tersenyum, lalu mendekati pria ini. “Sekali lagi kamu ganggu Dinara, aku tak segan menghajar kamu sampai pecah kepala kamu itu!” bentak Balang, dalam bahasa lokal yang lumayan fasih, sambil memukulkan joran pancingnya ke kepala orang ini.
9.9342.6K viewsCompletedAdded to Library 11.6K Times as lain ladang lain belalang
Show Reviews (22)
Read
+Library
Kalyla Bailusy
sangat respeck dengan alur ceritanya, terlepA dari soal cerita pwrcintaan banyak hal positifvyang dapat dijadikan pelajaran pada prunsionya sangat care dengan ini, moga kelanjutnya segera myngkin terima kasih.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Terbelenggu Dendam

Terbelenggu Dendam

decak Niko sambil memijit tombol angka tujuan di sebelah pintu lift yang baru saja mereka naiki. "Kalo kira kira gak ikhlas bantuin ya udah, gak usah di paksain, aku juga bisa sendiri, kok!" ketus Jasmin membuang pandangannya ke dinding ruangan kotak yang membawa mereka naik itu. "Ishh,,, ibu hamil yang satu ini sensi amat, ya!" Goda Niko seraya menyeringai jahil.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
Idola Ranjang

Idola Ranjang

Seakan menunjukkan pada Max, jika wanita itu wanita terbaik yang dia punya. "Dan kau sangat berengsek! Apa kau sudah mengecek jika jalang di samping mu ini, tak berpenyakit kelamin berbahaya, yang bisa menular padamu huh?" lirih Max sambil menyeringai tanpa mengalihkan pandangannya, “biar kutebak. Pasti jalang mu itu, sudah dimasuki bermacam-macam pria. Sorry, aku bukan pria yang akan meniduri jalang murahan. Itu bukan levelku.” lanjutnya sehingga membuat pria itu mulai terpancing oleh perkataannya. "Berengsek! Rupanya pecundang sepertimu, masih punya harga diri untuk menjejakkan kaki di kota kekuasaanku ini, huh?!" sindir pria itu sambil menatap mengejek pada Max.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 891 Times as lain ladang lain belalang
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status