Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Tanpa menyembunyikan apa pun, dia segera menjawab, “Ya. Usiaku saat ini sudah menginjak 140 tahun. Aku memang sengaja mengandalkan lampu ini untuk menjaga tubuhku agar tidak memburuk. Namun, meskipun aku dapat meminjam kekuatan dari Ibu Pertiwi, lampu ini telah memberikan efek samping yang cukup besar kepadaku sebagai balasannya. Aku adalah orang yang harus disalahkan. Itu adalah kebiasaan buruk yang telah aku lakukan ketika usiaku masih muda. Kalau tidak, aku tidak akan menggunakan benda ini.” Tyr mendeteksi perasaan jijik dalam nada bicara Maxime saat berbicara tentang deretan lampu minyak. Tyr tidak tahu mengenai serangan balik seperti apa yang akan ditimbulkan oleh Septuple Lamp, tapi be
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52.5K kali sebagai lampu megaman
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Akibat banyak mesin, lampu rambu, dan lampu kendaraan yang mati tiba-tiba di jalan. Heboh..!! Dan pancaran gelombang sinyal energi dari Permadi terus meluas. Hingga akhirnya 'mata ketiga' Permadi, bisa melihat jelas aura energi sosok yang dicarinya, Elang..! Nama hotel 'Kumekaiyu Awajishima' terlihat jelas dalam pandangan 'mata ketiga' Permadi. Ya, dari sanalah menguar energi luar biasa dari Elang yang di carinya.
9.964.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Gairah Sang CEO Muda

Gairah Sang CEO Muda

Cahaya itu bukan lampu biasa; itu adalah pendaran bioluminescent yang dihasilkan dari reaksi kimia stabil yang pernah mereka diskusikan bersama. Almira terkesiap, tangannya menutup mulut. "Leo... apa ini?" "Selamat ulang tahun, Almira," suara Leo muncul dari balik kegelapan saat dia melangkah maju ke lingkaran cahaya. Di tengah ruangan, instalasi besar yang tadi dikerjakan Leo mulai beraksi. Sub-Atomic Capacitor di pusatnya berdenyut, mengirimkan gelombang energi yang tidak terlihat namun bisa dirasakan—seperti listrik statis yang menggelitik kulit. Di atas instalasi itu, sebuah hologram terbentuk.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Malam Pertama dengan Suami Lumpuh

Malam Pertama dengan Suami Lumpuh

Suami tuanya, mungkin saat ini tengah menunggunya dengan pistol di tangannya. Tiba-tiba saja petir menggelegar membuat listrik padam, seketika membuat Mega pun kaget. "Astaga!" Gelap. Hanya cahaya kilat yang tak begitu jelas. Tapi setelah itu, gelap kembali. Bodohnya Mega, dia lupa mengingat di mana pintu keluar dari kamar ini. "Sialan!" Akan tetapi, baru saja dia meraba-raba, yang tersentuh di tangannya adalah sebuah dada lihat yang begitu kokoh.
9.9209.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Hasrat sang Konsultan Idaman

Hasrat sang Konsultan Idaman

sahut Bimo tersenyum. Dengan tenang Bimo langsung menuju ke sebuah tiang lampu taman, yang menyerupai bangunan candi kecil. Terdapat sebuah gapura mini di atasnya, sebagai tempat dudukkan lampu taman yang berwarna hijau terang itu. Bimo hanya mengerahkan sedikit saja 'energi serap jagad'nya, untuk menarik benda jahat itu muncul ke permukaan. Perlahan tapak tangan kanan Bimo mengembang, di atas sebuah titik yang berada di sebelah tiang lampu taman itu.
9.157.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
I Love You, Mr. Devil!

I Love You, Mr. Devil!

Lalu tiba-tiba saja semua lampu yang menerangi ballroom besar itu pun seketika padam, membuat suasana menjadi gelap gulita tanpa cahaya. Ada asap tipis yang masuk dari luar rumah mewah itu melalui sela-sela ventilasi dan pintu, membuat suasana yang ada semakin mencekam. Max menarik senjata yang tersampir di sabuknya, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan untuk mencari Amanda. Namun karena situasi yang amat gelap membuatnya tak bisa menemukan wanita bermanik hijau zamrud itu.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti 1 Milyar Untuk Anak CEO

Ibu Pengganti 1 Milyar Untuk Anak CEO

Lampu neon dari papan reklame, lampion merah yang tergantung di sepanjang jalan, hingga cahaya hangat dari jendela toko-toko kecil membentuk dunia yang seperti hidup. Alea berjalan di antara Melody dan Arjuna, kepalanya menengadah ke langit, matanya berbinar memandangi lampu-lampu tinggi di Menara Tokyo yang menyala berkelip seperti bintang turun ke bumi. "Indah banget ya, Tuan Papah!" serunya, memeluk lengan Arjuna sambil melompat kecil.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
(Bukan) Selingkuhan Biasa

(Bukan) Selingkuhan Biasa

Grand Lumina Hotel. Melihat nama hotel tersebut terpampang besar dengan lampu neon keemasan, Lexi hampir saja menyemburkan tawanya. Dia menggelengkan kepala pelan menatap kemudi. 'Gila, dunia ini sempit sekali,' batin Lexi geli.
1017.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 631 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Tuan Martin, Berhenti Menggodaku

Tuan Martin, Berhenti Menggodaku

Mereka berjalan dengan berpegangan tangan dalam keheningan malam. Hampir seluruh lampu yang berada di mansion, padam. Anehnya Martin tidak mau menyalakan lampu dan memilih menggunakan sebuah lampu kuno. “Ini sangat aneh, tapi lebih aneh lagi aku yang menurut saja dengan idemu,” ujar Serena melihat lampu gantung yang dibawa oleh Martin. “Jangan meremehkan ideku, aku dulu sering mengendap-endap keluar dari mansion berkat bantuan lampu ini.”
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

"Ya enggaklah! By the way ini limited edition, nggak dijual disini! Harganya agak mahal tapi ..." Padma menghentikan kata-katanya sejenak. Dengan satu kali klik, gadis itu menyalakan lightstick yang langsung berpendar dalam warna hijau kebiruan. Sekali lagi, dia dan Dewi saling berpandangan, lalu berteriak-teriak heboh. "Wi, coba matiin lampunya! Bagus banget pasti!" Nala menghela napas ketika lampu kamar Padma dipadamkan. Dia yakin kedua temannya itu akan menghabiskan sisa malam mereka dengan rebahan sembari menyanyi lagu dalam bahasa Korea keras-keras.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status