Pernikahan Hampa
Sesekali, aku menghapus air mataku.
Handphone bergetar, ada pesan dari Lucas, tumben sekali dia cepat merespon. Tadinya kupikir, dia tidak akan baca, aku tadi hanya mencoba mengungkapkan unek-unek, mau dibaca atau tidak urusan dia.
Kubaca balasan darinya. "Kamu lancang lihat akun Facebook-ku. Aku tidak suka."
"Aku juga tidak suka kamu bohongi aku," balasku.