SHANIA
"Panti asuhan Permata Kasih?"
"Ya! Panti asuhan tempatku dibesarkan."
Alan memandang Shania dengan sigap. "Tempatmu dibesarkan? Maksudmu, kamu besar di panti asuhan?"
"Ya," jawab Shania tanpa ragu. Ia menganggukkan kepalanya dengan mantap sambil tersenyum. "Aku tinggal di sana bersama ibu asuhku, bernama Bu Lina, yang lalu kuanggap sebagai ibu kandungku sendiri. Aku adalah anak pertama yang diasuh Bu Lina, dan karena itulah, aku menjadi kakak tertua bagi anak-anak di sana, yang didominasi remaja dan anak-anak kecil. Suatu hari, aku mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan arsitektur di Amerika. Dan, hanya beberapa hari setelah keberangkatanku, Nyonya Brenda datang ke panti dan mengajuk
Hot Chapters