Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Hiduplah sebagai dirimu sendiri. Dan kalau suatu hari nanti kau akhirnya bisa merasa tenang… itu sudah lebih dari cukup bagiku. — Leonhardt Surat itu berhenti di sana. Tidak ada kata perpisahan. Tidak ada janji. Hanya ruang kosong setelah namanya. Margarethe menatap tulisan terakhir itu lama sekali. Seolah jika ia terus melihatnya— suara Leonhardt akan terdengar lagi dari balik kertas itu.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Kemudian memanggil dengan lembut nama yang telah menjadi request Miko, "Zyn." Wajahnya berbinar cerah. Tanpa sedikitpun celah untuk merenung. Berbanding terbalik dengan aku yang berwajah putih pucat. Tanpa senyum tanpa ekspresi. Kemudian pemuda tersebut memberi tanda 'v' dengan jari telunjuk beserta jari tengah. "Aku udah tobat, Ran. Cukup kamu aja yang terakhir."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
The Last Hug

The Last Hug

00 atau pukul 3 sore yang berarti sudah waktunya untuk para pekerja menghentikan aktivitasnya dan pulang untuk beristirahat dari segala pekerjaan yang telah dilakukannya hari ini. Sambil membereskan beberapa file yang berada di mejanya, TV melirik sedikit-sedikit pada layar ponsel yang berada di sebelah kiri tangan Nuri. Sebuah kabar Yang dinanti oleh Nuri meskipun pada kenyataannya mungkin pesan itu tidak akan masuk kedalam aplikasi yang berada dalam ponsel Nuri. Sampai file yang dibereskannya pun rapi, tidak ada tanda-tanda bahwa pesan tersebut akan diterima oleh Nuri.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
U

U

Pukul 9 malam. Akhirnya, jam mata kuliah terakhir sudah selesai. Kini aku akan bersiap pulang ke asrama. Sebelumnya ketiga temanku ingin mengajakku bermain selesai kuliah, tapi aku sudah sangat lelah hari ini. Aku pun memutuskan untuk tetap pulang ke asrama. Aulia POV end. *** Drrt… drrt… "Hai Yura. Apa besok kamu ada waktu untuk bertemu?"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
ARE YOU DONE, MY DEAR?

ARE YOU DONE, MY DEAR?

"Kalau Kenzi baca di internet, cacat itu kehilangan kemampuan untuk mempertahankan hidup." Cynthia tertawa kecil tanpa sadar lalu menutup mulut. Ana mengejek. "Karma karena sudah merebut adikku." Kenzi menatap Ana. "Tujuh puluh delapan ditambah dua belas adalah sembilan puluh, tabel periodik unsur kimia 1A terdiri dari H, Li, Na, K, Rb, Cs, Fr-"
634.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
Yours

Yours

tanya Lucas membuat Azka menatapnya. “Belum diputuskan, memang akan dikasih diskon?” memberikan tatapan menggoda yang membuatnya mendapatkan lemparan kacang dari Lucas “Lagian ini kan hotel milik keluarga jadinya pasti dapat diskon.” “Otak kamu diskon mulu.” Leo menggelengkan kepala mendengar kata-kata Azka. “Lalu kamu sendiri kapan menikah?” Azka memberikan tatapan menggoda pada Leo “Janda itu dimana?”
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
Cinta Akhir Oktober

Cinta Akhir Oktober

Sedangkan kelulusan sekolah masih sangat jauh. Padahal seharusnya Rino konsentrasi dengan sekolahnya, agar nilainya bisa terus naik. Selama ini Rino termasuk siswa yang berprestasi. Hingga sering mendapat keringanan pembayaran sekolah. Surat yang waktu itu belum terbalas, karena Rino tak tahu harus dikirim ke mana. Lily tak menuliskan alamat yang jelas pada kolom 'pengirim'. Entahlah, bingung dan bimbang selalu menyelimutinya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

"Tolong jelaskan, pasti saya perbaiki!" Aku memandangnya dengan tulus dan Ruslan terdiam. Hal sepele seperti membawakan sarapan untuk rekan kerja bukanlah masalah besar. Masalah pribadi yang sangat tidak perlu dibesar-besarkan. Ruslan tentu saja tahu itu, jadi dia terbatuk-batuk pelan. "Jangan pikirkan masalah ini lagi. Kamu yang pegang akun perusahaan sekarang 'kan? Selain akun Universitas Cipta, serahkan akun-akun yang lain ke Jennie, biar dia yang melanjutkan."
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Seorang sahabat yang ia kenal sejak masa putih abu-abu, yang masih mau menjaga hubungan persahabatan mereka hingga di tempat perantauan kini telah pergi untuk selama-lamanya. Tak ada lagi pendengar setia ketika Kevin mencurahkan isi hatinya. Tak ada lagi kejutan-kejutan yang akan Mike lakukan di hadapan mereka. Semuanya telah usai. Semuanya berakhir hari ini. * * * * * "Ngga, Bu. Jangan menahanku." Tania bersih keras mengeluarkan cincin dari dalam tasnya dan meminta ibunya untuk menghubungi pastor yang akan memberkati pernikahan mereka esok.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai last letter
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status