Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Jadi Istri Artis

Mendadak Jadi Istri Artis

Tanya Lastri pada anaknya yang tengah mencuci piring bekas tamu tadi. "Apa aja." "Dini! Kamu nggak macem-macem, kan?" "Maksud, mama?" "Kamu nggak nolak Andra, kan? Dia itu artis besar, Din! Bayangin, seorang artis besar menginjakan kakinya di rumah kecil kita!" Seru Lastri. "Memang harus menginjak, kan? Kalau melayang itu hantu namanya." "Oh, Tuhan." Lastri menepuk jidatnya. "Pokoknya mama mau kamu menerima perjodohan ini."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Menjelang Pertempuran Terakhir – Bayangan Perang yang Akan Datang Udara di sekitar mereka terasa berat, dipenuhi dengan ketegangan yang mencekam. Ardian dan Sita berdiri di puncak Gunung Berapi Mahakala, Api Langit yang telah mereka taklukkan masih berkobar di kawah di bawah, sementara Perisai Emas bersinar di tangan Ardian, memancarkan cahaya keemasan yang menenangkan di tengah kegelapan yang mendekat. Mereka telah menguasai kekuatan luar biasa, tetapi perjalanan mereka belum berakhir. Pertempuran terakhir melawan Raja Kegelapan sudah di depan mata, sebuah pertarungan yang akan menentukan nasib dunia.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

"Awalnya kupikir ini hanya tentang hasrat yang butuh disalurkan, tapi ternyata tidak. Meski hasrat itu sudah tertuntaskan, tapi aku tak bisa berhenti memikirkanmu, Lastri. Aku merasa ingin berada terus di dekatmu. Ingin melihatmu setiap hari walau hanya sesaat saja. Dan kamu pasti tahu apa itu artinya, 'kan?" Lastri kembali menggeleng cepat. "Tidak, Tuan. Saya tidak tahu apa-apa dan tidak mau mengartikan apa-apa. Yang saya tahu kita harus menahannya. Jangan memupuk perasaan yang salah." Jawaban Lastri seolah tak ada artinya apa-apa bagi Ardan. Ia terus melangkah pelan, mengikis jarak sampai Lastri tak bisa mundur lagi. Langkahnya tertahan oleh sofa di belakangnya. Membuat Ardan dengan cepat
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Rahasia sang Pewaris

Rahasia sang Pewaris

Pertaruhan Terakhir Aria berdiri di depan pintu markas Alaric dengan tangan terangkat, menunjukkan bahwa dia tidak bersenjata. Dua pria besar membawanya masuk, memborgol tangannya, dan menggiringnya ke ruang utama. Di sana, Alaric duduk dengan senyum liciknya, diapit oleh pengawalnya. Di sudut ruangan, Adrian duduk di kursi, wajahnya memar, tetapi matanya tetap penuh perlawanan.
91.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

“Tapi kau tidak akan keluar dari sini hidup-hidup.” Arif berdiri, menggenggam pisaunya erat. Dia tahu bahwa ini adalah pertarungan terakhir, dan dia harus menang, apa pun yang terjadi.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

Dia mengangguk-anggukkan kepala sebagai tanda kalau dirinya bisa meminta harta gono-gini. Sidang pembacaan gugatan sudah selesai. Meski sebenarnya Fajar ingin menemui Anin, tapi dia mengurungkan karena tidak mau menambah masalah. Biar nanti saja dia menemui Anin. Tapi, di mana Anin tinggal sekarang? ***
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 790 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

PEWARIS BAYANGAN TERAKHIR

tanyaWicaksono, ketua Perguruan Seribu Halilintar. "Sampai saat ini kami sudah persiapkan tempat untuk bermalam para peserta turnamen beserta rombongannya," jawab tetua Arisutha. Tangannya meraih kendi yang terbuat dari tanah liat berisi arak, dan menuangnya ke dalam gelas dari bambu. "Untuk keamanannya bagaimana, Kakang? Aku kuatir ada pergerakan aliran hitam yang tidak kita duga." Senopati Wage ikut menimpali.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Dan saat itu pula, He Sura mengingat pesan terakhir Roh Artefak untuk melindungi Dewi Chan Si… apa pun yang terjadi. “Maaf, Dewi,” ucap seorang wanita tua, pemimpin kelompok penyergapan itu. Wajahnya penuh keriput, tapi tatapannya keras. “Kau tidak sebanding dengan seluruh dunia.” Kalimat itu menghantam bagaikan palu. “Mastermu, sebagai eksekusioner para dewa pun… tidak bisa menyelamatkanmu kali ini.” Ia mengangkat sebuah artefak di tangannya.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Bel penanda waktu berakhir berbunyi nyaring, menggema di seluruh stadion yang kini hening mencekam. Radit telah menyelesaikannya. Di atas mejanya, berdiri sebuah mahakarya kesederhanaan, sebuah antitesis dari semua yang diwakili oleh Ki Gendeng. Ia menatap hidangannya, senyum tipis terukir di bibirnya yang pucat. Ia telah menuangkan segalanya. Jiwanya, ingatan para mentornya, harapan seluruh Aliansi. Wadah itu kini kosong, seluruh isinya telah tercurah ke dalam piring itu.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

“Yo nggak apa-apa, to, Mbak Lastri. Sing Sabar. Namanya sudah berbulan nggak bicara. Itu sudah bagus sudah bisa menyebut namaku. Coba sama kamu, masih inget nggak?” “Lo, ya inget dong, Bu. La saya kan soulmatenya,” ujar Mbak Lastri. “Kok saya belum denger?” “Ya itu, sama kaya Ibu, dia panggil saya Lasti. Nyaris saya GR dipanggil Lasti, mirip nama Artis Ardina Rasti.” Semua tergelak.
9.379.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai last standing artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status