CEO Bertopeng Giok
Di sisi lain, sebuah pintu geser membuka ke arah lemari pakaian tipe walk-in.
Karena penasaran, Elara melangkah masuk ke dalam lemari itu. Deretan pakaian baru tergantung rapi, semuanya adalah merek desainer yang hanya pernah ia lihat di majalah. Blus sutra, celana bahan, beberapa gaun koktail, bahkan pakaian santai dari katun berkualitas tinggi. Semuanya berukuran pas untuknya. Di bawahnya, berjajar sepatu hak tinggi, sepatu datar, dan sepatu kets. Kian tidak hanya memberinya pekerjaan, ia telah membeli dan merancang seluruh identitas baru untuknya. Rasa ngeri bercampur dengan kekaguman yang aneh menjalari dirinya. Pria itu begitu teliti, begitu mengontrol.
Hot Chapters