Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Red in Us

Red in Us

ujar Rabu. “Kenapa? Karena kita sebenarnya sejak dulu tak sepenuhnya kuning? Because there is Red ini Us?” tanya Katha sembari menatap tepat pada mata Rabu. Sudut-sudut bibir Rabu terangkat membentuk senyum yang begitu cerah. Dia kembali menggenggam tangan Katha erat. “Iya,” jawabnya. “Karena ada merah dalam persahabatan kita. Sejak lama.”
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Aranjo

Aranjo

Aranjo berdiri di tengah hamparan bunga yang begitu indah. Sosok tinggi besar dengan hanfu merah, membelakanginya. Sepertinya ini sudah pernah terjadi. Seketika, apa yang terjadi di Lembah Iblis terulang kembali dengan jelas. Tatapan mata itu, sosok bermata merah yang mampu menggetarkan hasratnya, serta semua pesan yang disampaikan.
9.8261.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai lentera merah
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Tahar Kusnadi
Suka alurnya ceritanya, ga bertele2, pertama Baca kirain bakalan bosenin, ternyata malah bikin penasaran pengen baca lanjut dan lanjut,, Genre Fantasi-romance emang kereeen.. Terimakasih sudah memberikan bacaan yg menghibur, ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Sementara itu, Sabdo Jagat sedikit terlambat tiba di depan gerbang tembok Tombok Tebing. Matanya mulai menyapu ke adaan sekitar, pasukan Bulan Merah, -terlihat dari getang kepala mereka yang berwarna merah-, telah membunuh beberapa belas orang para prajurit yang bertahan di depan gerbang. Baru saja hendak membantu, ada seberkas cahaya terang menembus debu yang mengarah langsung ke bagian kepala.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98.3K kali sebagai lentera merah
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
RED CROWN

RED CROWN

tanya Citraloka, pandangannya mulai memandang anaknya yang tengah berdiri dengan tetap mengenakan pakaian dengan motif berwarna merah maron. “Merah maron? Apa sebenarnya yang dia inginkan?” tanya Citraloka, bergumam. Para pelayan yang tadi memberitahu Cantaka mengurungkan niatnya memberitahu arti dari warna tersebut kepada Citraloka. Mereka sadar, Citraloka jauh memahami makna yang ada di pakaian Cantaka ketimbang para pelayan ini. “Pergilah!” tegas Citraloka, para pelayan itu mengangguk dan pergi melangkah tegap meninggalkan ruang perawatan.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Payung Merah

Payung Merah

Tika tertawa, dia tahu Axel sedang cemburu. "Aku sedang kalut dan ketakutan." "Oh," jawab Axel singkat. Tika terkekeh. Wanita itu mengoleskan parfum pada lehernya lalu berjalan perlahan mendekati Axel. Lelaki itu awalnya sedang serius melihat-lihat kotak yang berisi pesan ancaman untuk Tika. Namun, aroma parfum Tika menarik perhatiannya. Saat mengangkat kepala, melihat Tika sedang berdiri memakai lingerie berwarna merah maroon yang sangat cocok untuk kulitnya yang kuning langsat.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

adalah alasan yang paling mudah dipercaya, dan paling sering dipakai untuk membiarkan sesuatu berlarut. Malam turun lebih cepat di area dalam. Lentera-lentera dinyalakan berurutan, membentuk jalur cahaya yang rapi. Ia menyusuri jalur itu dengan langkah terukur, menyadari bahwa setiap cahaya kini seperti penanda—bukan hanya untuk jalan, tetapi untuk posisi.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Lima portal berwarna merah gelap, seperti lima lorong, yang menghubungkan dunia yang berbeda. "Ini semua adalah gerbang menuju Patung Raja!" Lin Xuan terkejut. Awalnya dia mengira hanya ada satu patung, tetapi dia tidak menyangka ada lima.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

Hanya itu yang dikatakan oleh Lentera ketika dia berbalik dan sedikit berlari menuju mobil. Segera, dia melesat pergi dan membelah jalanan kota. Meskipun malam sudah berkuasa, tetapi dia masih harus berjibaku dengan jalanan yang macet. Dengan sabar, Lentera bergabung dengan pengguna jalan lain dan pada akhirnya dia sampai di sebuah rumah sakit. Dengan ekspresi datarnya, Lentera segera bertanya di meja resepsionis di mana kamar Raynar. Setelah beberapa saat menunggu, jawaban yang diberikan sangat tidak terduga.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

tanya Ayu sambil berjalan. “Tempat penyimpanan kehendak,” jawab Rakasura. “Dulu para penjaga—yang bukan dewa, bukan manusia—menyimpan bagian dari niat langit ke dalam empat titik. Lentera merah hanya satu di antaranya.” “Dan yang berikutnya adalah... api?” Rakasura mengangguk. “Tapi ini bukan api biasa.” Tirta mengangkat alis. “Semoga bukan api yang bisa bicara. Aku belum siap ngobrol sama bara.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Wang Jian sibuk mengumpulkan informasi terakhir tentang acara lelang. Tibalah malam yang dinanti. Bulan separuh menggantung di langit yang kelabu. Jalanan menuju benteng utara diterangi lentera-lentera berwarna merah darah, memberikan kesan angker. Di kejauhan, siluet benteng terlihat menjulang, meski sebagian runtuh di beberapa sudut.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status