Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar. Julian bersikeras ingin tidur bersama Federik, jadi Susan mengizinkannya menginap. Namun, saat bangun untuk minum air di tengah malam, Susan malah bertabrakan dengan Federik. "Aduh." Susan menjerit dan jatuh ke samping. Federik meraih dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu bertanya dengan gugup, "Ada apa? Apa kamu terluka?"
17.1K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

"Selamat ulang tahun. Semoga seiring bergantinya tahun, kamu selalu diliputi kedamaian dan kebahagiaan." Aku mengusap air mataku, lalu mengangguk dengan mantap. "Terima kasih. Aku pasti akan bahagia!" Setelah semua badai dan gelombang besar itu berlalu, kini aku siap menyambut kehidupan yang baru.
8.8K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Read All Reviews
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

Namanya juga mendung. Tak selamanya ia mampu mengundang hujan. Hadirnya hanya memberi isyarat kepada makhluk bumi agar lebih siap ketika hujan turun kembali membasahi. Sedia payung sebelum hujan, mungkin suatu selogan yang tidak asing lagi terdengar pada sepasang telinga kita. Perihal mendung dan hubungan, seakan menjadi sebuah kalimat yang berbeda, namun hampir mirip dalam pemberian makna. Bagaimana tidak? Ketika mendung mampu hadir tanpa memberi hujan, begitupula sebuah hubungan. Ia mampu hadir memberi kenyamanan, datang dengan sebongkah kata kepalsuan. I love you, I Miss You, dan lain sebagainya. Namun tanpa berdasarkan sebuah rasa sayang yang timbul dari perasaan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

Dia hanya ingin bersama gadis itu dan siap untuk selalu menunggunya. Pagi itu Rayi tak segera ke pabrik. Mendung gelap membuat suasana terasa sangat syahdu. Hujan rintik perlahan membasahi bumi, alunan melodi alam lembut menyentuh sanubari. Ditemani setumpuk kertas, Rayi duduk bersantai di teras. Aroma petrikor menguar kuat membawanya ke masa silam.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
Rain

Rain

Namun, kejadian malam itu merubah hidupnya. Hujan menyadarkan Rain dari lamunan. Dia tidak menyukai hujan, apa pun alasannya Rain membenci tetes air yang turun dari langit. Baginya, hujan hanya membawa kenangan menyakitkan tentang hidupnya yang jauh dari kata bahagia. Namun, hari itu Rain tidak terlalu membenci hujan. Dia berjalan di bawah guyuran hujan sambil menyeret kopernya. Tubuhnya menggigil, tapi dia enggan berteduh karena hujan mampu menghapus semua lukanya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
OSIS LYFE (INDONESIA)

OSIS LYFE (INDONESIA)

Aku mengeluh. "Ya mau gimana lagi, sabar aja..." Hana menenangkan. Hujan masih turun dengan deras di pinggiran kota Bandung ini yang tidak memungkinkan kita untuk pulang, aku dan Hana memutuskan untuk tinggal beberapa saat sampai hujan reda sambil menonton acara tv yang membosankan. *Kring... Kring... Kring....
103.4K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Seperti munculnya pelangi setelah hujan deras menerpa. "Banyak orang menyukai pelangi, tapi hanya sedikit dari mereka yang mau menunggu hujan badai reda untuk melihat indahnya pelangi." Satu suara Bariton terdengar dari arah belakang Hima duduk, Hima menoleh dengan cepat, ingin tahu siapa gerangan orang yang sedang berbicara.
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as let's wait for the rain to stop
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status