Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Bab Terakhir: Kalimat Terakhir Dunia Langit di atas Pesantren Narasi menjadi hitam pekat, seolah tinta raksasa tertumpah dari langit realitas. Awan-awan bergulung seperti gulungan naskah yang terbakar, mengelupas huruf-hurufnya dan menciptakan retakan dalam ruang dan waktu. Di tengah lapangan pesantren yang retak oleh garis-garis cahaya biru dan ungu, Lena berdiri tegak, memegang selembar halaman terakhir—halaman yang disebut para penjaga naratif sebagai "Kalimat Terakhir Dunia."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Aku sedang meminta penjelasan, apa maksudnya aku harus melepas bola mataku untuk melihat atau aku harus memotong leherku agar bisa kuputar? "Maaf, saya salah bicara. Kita bisa gunakan dua cermin nantinya untuk melihat. Jadi, di belakang leher Anda terdapat sebuah lambang berbentuk lingkaran yang tidak menyatu dengan segitiga di dalamnya. Berwarna hitam kebiruan dan hanya bisa dilihat oleh para Limmerence atau para heirs. Kami menyebutnya, insignia. Itu adalah tanda jika sang bijaksana sudah memilih Anda sebagai penerusnya." Apa? Insi apa?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Aku tidak mau bertanya tentang keadaannya lagi, karena sudah jelas jawabannya pasti masih sama dengan sebelumnya. Aku berjinjit, menengadahkan kepala menatap barisan Alma dan Agra. Terlihat mereka sedang asyik menatap foto hasil jepretan Alma bersama-sama. Sekelebat bergantian, Agra tampak menjelaskan pada Alma tentang cara membaca peta. "Ini namanya legenda. Ini namanya mata angin. ini ... ini ... ini ...." Huft! Kenapa dadaku sesak melihatnya. Kenapa aku menjadi panas di kondisi puncak yang dingin ini? ~~~~~
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Sistem Legenda Sepak Bola

Sistem Legenda Sepak Bola

tanya Ali. [Ya] "Red dan Yellow itu warna apa?" [warna itu merupakan tanda dari pencapaian poin dari atribut. Poin 1 sampai 10 akan berwarna merah (Red), poin 11 sampai 15 akan berwarna kuning (Yellow) dan poin 16 sampai 20 akan berwarna hijau (Green)] "Baik, aku mengerti." "Special Ability itu maksudnya apa? nilainya 11 besar juga yah!"
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Lima makhluk Agung penguasa Ras para Dewa, Iblis, Naga, Manusia dan Burung. Yang melambangkan Cahaya, Kegelapan, Ketidak terbatasan, Ketiadaan, dan Impian. Anne melambangkan Cahaya Dewi Naga sejati; Ani melambangkan Kegelapan Dewi Naga sejati, Ayamure melambangkan Ketidakterbatasan Dewi Naga sejati, Akeno meambangkan Ketiadaan Dewi Naga sejati dan Kaguya melambangkan Impian Dewi Naga sejati.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Dia terkejut. "Ini aksara apa?" Kameswara kebingungan, dia kira huruf-hurufnya sama dengan kitab Jaya Buana atau Sumber Daya. "Namanya aksara Arab," Kameswara memberikan kembali kitab itu karena tak bisa membacanya. Entah kenapa dia jadi penasaran tentang hal ini. "Paman pemilik maj... maj..." "Majelis!" "Ya, ma-je-lis ini?"
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Sorot matanya terus mengarah ke wajah orang nomor satu di desa itu. "Kalian lihat ini!" Ki Kuwu menunjukkan pedang yang tergeletak di samping pembaringan Panglima Janeka. Lalu, ia berkata lagi, "Ini adalah pedang para prajurit kerajaan Kuta Waluya, bisa kalian lihat dari ukiran kepala pedang ini, yang bertuliskan huruf kecil yang merupakan bahasa kuno dari kerjaan Kuta Waluya!" "Ya, Ki. Ini tulisannya wadiya balad yang berarti para prajurit," jawan Dukuwar sembari mengamati tulisan yang ada di kepala pedang dan selongsongannya itu.
9.9166.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai leyenda
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Buat kakak2 Reader hari ini aku baru up dua bab dan nanti sore satu bab lagi yah. Jangan lupa saweran Gemnya biar penulis semangat dalam berkarya dan juga para reader pun sehat selalu.... doa dan dukungan sangat aku harapkan. Dukung terus cerita ini hingga berada di puncak Rank Salam Pendekar_Lover
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Legenda Pedang Langit Dan Bumi

Legenda Pedang Langit Dan Bumi

“Yang seperti senjata… atau yang seperti kutukan?” “Tak ada yang tahu pasti,” jawab Lin Yue dengan nada serius. “Tapi cukup untuk membuat lima sekte besar memutar kepala.” Ia mengeluarkan gulungan kain merah dari dalam jubahnya. Dengan satu lemparan halus, gulungan itu terbentang di udara dan jatuh di antara mereka. Terdapat simbol api dengan lima lingkaran di sekelilingnya—masing-masing berwarna berbeda.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Layang-layang kini pergi entah kemana, mencari tempat untuk melelapkan seharap cita. Di sebuah rumah minimalis yang dibangun menggunakan gaya arsitek neo klasik, dengan dihiasi ukiran-ukiran yang cukup memanjakan mata di setiap tiang penyangga yang berdiri tegak di depan teras dan juga atap rumah yang terdesain sempurna, begitu elok dipandang mata.
522 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Itu… bukan energi. Itu roh dunia.” Larisa menggigit bibir. “Kita harus mematikan sistem ini.” Mereka berlari ke konsol utama. Raksa menarik tuas darurat, tapi panel menolak. Suara mesin menggelegar, dan di layar muncul simbol Lux Aeterna — disertai kalimat dingin: “The light belongs to those who can understand it.” (Cahaya hanya milik mereka yang mampu memahaminya.)
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai leyenda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status