Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI BISU Tuan Terhormat

ISTRI BISU Tuan Terhormat

Ia hanya berdiri di dekat Liora, menyilangkan tangan di depan dada dan memandang wanita itu dengan tatapan marah. “Jangan pikir aku peduli padamu. Aku hanya tidak ingin ada bekas luka atau ekspresi bersedih yang terlihat di media karena mereka akan mencium ketidakwajara,” jelas Adrian. “Dan aku tidak suka perhatian yang tidak sesuai dengan arahanku.” Liora memalingkan wajahnya, menahan air mata yang semakin deras. Ia merasa semakin kecil dan tidak berdaya.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Pintar memutar balikkan fakta. "Hargai orang lain sebelum minta dihargai. Ibu dan anak sama saja. Ujung-ujungnya kamu juga bakal jadi pelakor seperti ibumu." Liqa berkata dengan emosi, kemudian pergi dari rumah itu. Ia sudah tidak mau melihat wajah kedua perempuan ular itu. Melia tampak berlari mengejar Liqa, dan berhasil menarik rambut Liqa.
1059.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
AKU JUGA BISA CANTIK

AKU JUGA BISA CANTIK

“Mantaaap!” Aku sendiri masih penasaran dengan wajahku setelah di makeup, ada perasaan takut jika aku bercermin. Aku hanya memilih diam dan sesekali menunduk. “Kamu kenapa sedih begitu Tih? Ceria dong, kamu benar-benar cantik.” “Benarkah?” “Hahaha, dia malah gak percaya Li, kasih kacanya Li.” Lili langsung memberikan kaca padaku. Ku terima dengan ragu, ku arahkan ke wajah.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
Pengkhianatanmu Awal Kebahagiaanku

Pengkhianatanmu Awal Kebahagiaanku

Bab 10 "Nggak cuma tanya apa ada yang mau nitip makanan, gue jawab aja langsung enggak." "Ooh ...." Lita sama sekali tak curiga dengan gerak-gerik teman kerjanya itu. Dia kembali berkutat pada ponselnya. [Ta, mama telponin daritadi nggak diangkat-angkat] [Mama mau ngasih tau, mertua sama Arumi dan baby sitter kamu keluar dari rumah]
1058.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
hudzaqiputra
Dari segi cerita aku suka, padat ga bertele2. Penuh semangat. Untuk bagian dialog marah2, terasa sekali marah2nya, cuman giliran dialog memelas (contoh:Reno) kurang memelasnya, yaahh walaupun ceritanya cuman akting, tp kurang greget aja memelasnya, seperti asal ada aja.
Dwi Nella Mustika
Readers, kisah Viola beberapa part lagi akan ending. Dan, akan rilis SEQUEL seasson three, kira-kira kisah siapa yang aku angkat? Hmm ... jangan lupa pantengin terus ya ... yang jelas nggak kalah gelut dan menyayat hati pokoknya ...
Baca Semua Ulasan
Suamiku Adalah Pewaris Yang Tak DiAnggap

Suamiku Adalah Pewaris Yang Tak DiAnggap

“Bismillah hirohman nirohim. Ya Allah jaga selalu cucuku. Aku yang salah mendidik putriku ini tak ingin semua kesalahan putriku terulang pada Bram yang masih muda belia. Ya Allah kabulkanlah,” Tilulit! Ponsel Bram berdering dan matanya segera membaca pesan singkat dari Widi. ‘Tidur nyenyak, Sayang. Ingat kau punya tanggung jawab dirahimku. Ok kau tak pulang sekarang, tapi besok hadapi ayahku untuk rencananya,”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
Ciuman Panas Sang Miliuner

Ciuman Panas Sang Miliuner

Lilian menopang dagu menatap lurus layar monitor. Wu Lei ikut menopang kepala dengan sebelah tangan memandang Lilian di sampingnya. "Kau bukan selebriti saja, kau sudah menjadi sorotan di kantor ini. Hampir semua pria membicarakanmu. Mereka sangat penasaran denganmu yang selalu menutupi wajah dengan masker. Jika mereka tahu, wajah di balik masker itu bak dewi, aku yakin mereka akan jatuh pingsan." Keduanya tergelak bersama.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

“Nggak apa-apa. Lo kayak nggak tahu aja, sih. Gue emang udah sering diomongin orang di tempat umum. Lagian, mereka orang munafik semua. Mereka bukan siapa-siapa dan nggak akan berpengaruh besar bagi hidup gue.” Gladis mulai dengan menggaruk dahi, lalu mengedarkan pandangan ke sekitar. Dan di tempat ini, banyak orang yang memperhatikan kami. Menggunakan subjek “kami” mungkin tidaklah tepat. Sebab, yang menjadi titik pandang orang-orang tak lain ialah diriku.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

sahut Mia "Loh, bukan sok peduli. Tapi, emang ini bahaya banget. Kalo salah injak nyawa kita taruhannya." "Bianca emang bener tapi, kalo kita diem aja nunggu kabut mau sampe kapan? dan mungkin aja didepan sana kabutnya ilang" jelas Malik. "Kita harus ekstra hati-hati" lanjutnya. "Iya, Bianca bener. Tapi aku juga setuju sama Malik" sahut Aulia, dan Alfa. "Udahlah, jalan aja. Ngapain ikutin omongan dia" tutur Zio mengacuhkan pendapat Bianca, dan langsung berjalan pergi.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
Kenapa Aku Harus Peduli?

Kenapa Aku Harus Peduli?

ujar Gibran bergigik ngeri. "Parah," gumamnya geleng-geleng kepala. "Untung nggak inget gue, kalau iya malu." Syifa menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. "Makanya jangan sering ngelamun, untung neneknya nggak ngapain-ngapain lo," ujar Nahla membuat Syifa mengangguk. Ilham nampak diam, dia menatap Syifa cukup lama. "Kamu benar-benar lupain semuanya, termaksud peringatan itu?" tanya Ilham. Tautan alis tercetak di dahi Syifa. "Peringatan?" tanyanya bingung.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
TERTAWAN GODAAN CINTA

TERTAWAN GODAAN CINTA

Berusaha terlihat tegar dan baik-baik saja. Laila tersenyum dan bersiap untuk beranjak. “Kamu harus tau sesuatu, Mas. Seseorang yang peduli dengan kita, pasti akan mudah merasakan apa pun yang kita rasakan. Jaga dirimu baik-baik. Aku permisi!”
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai liat muka gue peduli tidak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status