FIORE
“Aku hanya mau ke perpustakaan.”
“Baiklah kalau begitu,” jawan Aiden. “Tapi kau jangan sampai lupa waktu! Waktunya tidak banyak.”
Adrian terkekeh, melambaikan tangannya. “Ya, ya,”
•••
Ketika Adrian melangkah masuk ke dalam perpustakaan, aroma khas dari buku-buku tua langsung menerpa indra penciumannya. Setiap rak buku terdapat hiasan ukiran yang detail, seolah-olah diukir oleh seseorang yang sangat mencintai sastra. Ukiran itu terbuat dari daun, buah beri musim gugur, dan burung di sayapnya - begitu indah sehingga mengundang jari untuk mengelusnya.
Hot Chapters