Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Raina

Raina

Saat membuka pintu, Ghina sedang duduk santai ditemani segelas kopi yang asapnya masih mengepul. “Udah terjadi perang dunia ketiga, Rain?” Pertanyaan yang penuh dengan sindiran disertai kekehan menyebalkan dari Ghina. Aku mendengus tanpa repot-repot menjawabnya. “Dipastikan Raka kalah, karena lebih dari tiga memar yang ada di wajahnya.” Tebakan Ghina tepat sasaran. Aku mengangguk sambil duduk di kursi kerjaku.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

"Ya ampun, gue kan harus ke perpus buat ambil buku." ***** "Ya ampun, jadi lo bikin Rian jatuh biar dia gak bisa kabur dari Bu Ani?" Luna tertawa ketika mendengar cerita Raina. Raina, Luna, dan Risa kini sedang berada di kantin. Raina sudah menceritakan masalah Rian yang tadi kabur dari Bu Ani. "Salah satunya itu, tapi lebih ke balas dendam juga karena dia udah nabrak gue. Bukannya minta maaf dia malah nyalahin gue."
9.352.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as library of ruina ao3
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di dalam matahari itu, ia tidak menemukan panas yang membakar raga, melainkan panas yang membakar segala kepalsuan. Di pusat matahari, Elian menemukan sebuah perpustakaan yang terbuat dari frekuensi. Inilah "The Library of Pure Intent". Di sini, setiap tindakan tulus yang pernah dilakukan manusia sepanjang sejarah tersimpan sebagai buku-buku cahaya. Elian melihat buku tentang Arka yang sedang memotret dengan air mata, buku tentang Lia yang menulis meski tangannya mati rasa, dan—yang paling mengejutkan—buku tentang Anda. Ada sebuah halaman yang sedang ditulis secara otomatis. Halaman itu mencatat getaran jantung Anda saat membaca kisah ini.
910 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

kata Lucien tenang. "Auroran sudah memastikan semua salinan digital dimusnahkan. Tidak ada lagi celah bagi siapa pun untuk mengganggu kedamaian kita." *** Di perpustakaan bawah, sinar matahari masuk lewat kisi jendela kayu, membuat ruangan terasa lebih hidup. Auroran Wijaya sedang menata buku terakhir dari koleksi sejarah maritim yang ia beli. Ruangan ini tidak lagi terasa mencekam. Bau mesin server yang panas sudah diganti aroma kertas tua dan kayu cendana.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Buku-buku itu hidup, menjaga rahasia kuno. Shen Ruya menyentuh satu buku, tetapi segera ditarik mundur oleh Lian Tian. “Jangan sentuh sembarangan. Buku-buku di tempat ini bisa menyerap jiwa.” Ia berjalan menuju bagian paling dalam, tempat aura murni spiritual bercampur dengan energi iblis. Di tengah ruangan, terdapat buku besar berwarna merah kehitaman, seakan terbuat dari daging dan kulit manusia. Judulnya terpahat dengan darah yang telah mengering:
107.5K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Sarah bertolak menuju rooftop yang berada tepat di samping kamarnya. Membuka pintu kaca perlahan, Sarah merasakan hembusan angin menerpa tubuhnya tatkala pintu kaca itu terbuka sempurna. Sarah berjalan perlahan di atas sana, membentangkan kedua tangannya lebar kemudian menengadahkan wajahnya menatap langit yang mendung, Sarah menutup matanya merasakan angin membelai-belai rambutnya lembut.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
RANIA

RANIA

Rania beranjak dari tempat duduknya dan langsung turun kebawah menghampiri aurel yang sedang menyembunyikan wajahnya dengan tangan karena duduk berdekatan dengan ardan. " Aurel ayo pulang " " Ko pulang " " Kalo lo gamau balik terserah, gue balik sendiri " Aurel berlari mengejar rabia yang sudah keluar dari markas Lexa. Sedangkan di roftoop arya hanya bisa mengacak acak rambutnya kesal. Bisa bisanya dia di tolak oleh seorang gadis? Biasanya mereka yang bertekuk lutut kepadanya. Tapi sekarang? Lihat cintanya di tolak mentah mentah.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Aura mengerikan menyebar ke depan, menciptakan pemandangan kehancuran. Kerumunan di sekitarnya bergerak cepat, bersiap memasuki Ruang Harta Karun Raja.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 501 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
Kembalinya Duchess Muda

Kembalinya Duchess Muda

Bangunan terlihat bersih tanpa satupun noda putih. Di salah satu taman kebanggaan Ruliazer, tampak seorang nona cantik yang tengah membaca sebuah buku. Helai hitamnya berkibar ketika angin berhembus lembut. Gaun lavender yang memukau mengingatkan akan keindahan aurora yang cantik namun penuh misteri disaat bersamaan.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

"Ada... ada satu hal lagi yang mau aku tunjukkan." Rasya mengurungkan niatnya untuk mengambil kunci mobil. "Apa itu?" Aurora berjalan pelan ke meja kerjanya yang penuh tumpukan majalah dan sampel kain. Tangannya terulur, mengambil sebuah buku sketsa bersampul kulit hitam matte. Buku yang tidak pernah ia perlihatkan pada siapa pun. Buku itu berisi ide-ide liarnya, mimpi-mimpinya yang paling rapuh, dan desain yang ia buat untuk jiwanya sendiri.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as library of ruina ao3
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status