Cinderella, Mah, Apa Atuh?
"Hidup itu harus disyukuri, Nde. Seburuk apa pun fisik, sebesar apa pun cobaan, kerjaannya jangan ngeluh terus. Coba liat orang-orang di luar sana yang nggak punya tempat tinggal, nggak bisa kuliah kayak kamu, nggak punya orang tua, atau bahkan fisiknya nggak selengkap kayak yang kamu punya. Masih mau bilang bosen hidup?"
Rella menggeleng cepat, seolah sang mama melihat sikapnya. "Tidak mau, Ma! Cinde belum wujudin cita-cita Cinde jadi desainer."
"Nah, baru bagong. Hidup harus banyakin syukur, biar nggak ngerasa paling hina sama paling sengsara jadi manusia. Oke?"
"Siap, Ma!"
Hot Chapters