Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Broken

Broken

ucap Yena sangat lembut. “Saya tunggu kabar baiknya besok pagi. Paham?” Meski ia berbicara sangat lembut, namun terpampang senyum misterius yang mampu membuat tubuh Ami bergetar. “Baik, nyonya. Saya paham. Kalau begitu saya permisi, nyonya.” Begitu ia mendapat izin, Ami langsung mempercepat langkah kakinya.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

bisik Shena tajam, dia menyunggingkan smirk. Cup! Shena menyatukan bibir mereka, menghisap dengan kuat tidak memperdulikan Laura yang sudah memukul badannya beberapa kali. Dia tetap melanjutkan, setelah puas barulah Shena melepaskan tautan mereka, matanya menelusuri kembali wajah Laura. Lalu perhatiannya sepenuhnya terfokus pada tahi lalat yang tercetak di sana, conclear yang selalu menutupi tanda itu kini terhapus sebagian akibat ulah Shena. Tangannya menyentuh tahi lalat itu dengan lembut.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
Dilema

Dilema

Dicky~ ***
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

Mengundang kegemasan para teman-temannya. "Ihhhh... Lucu deh!" gemas Tara menyubit pipi Agatha dengan kencang. What??? Kencang!! "Awww! Tara!!! Orang tuh nyubitnya pakai perasaan bukan tenaga!!" kesal Agatha mengusap pipinya yang sakit. "Cup..Cup.. Mana yang cakit?" ledek Yoga dengan menirukan gaya anak kecil seraya mengelus pipi Agatha. Namun Agatha menepisnya karena merasakan tangan Yoga juga mencubitnya hanya saja lebih pelan.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

Erika melangkahkan kaki meninggalkan masjid kampus, mencari angkot menuju laundry dan toko buku yang ingin di masuki lamaran. Matahari sedang terik - teriknya kulihat dihandphone pukul 12.40 WIB "Pak berhenti disimpang empat lampu merah depan ya." Pinta erika pada supir angkot yang ku naiki
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Warna rambut Arjuna pun tampak berbeda—menjadi putih. Suhu udara juga mengalami perubahan, yang awalnya sejuk kini berubah menjadi lebih panas. Disertai tekanannya yang semakin meningkat. Hingga membuat kadar oksigen menipis. "Sial, kekuatan leak macam apa ini? Mampu mempengaruhi udara sekitarnya?" tanya siswi itu sambil kembali berjalan mundur.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Musuh

Menikah dengan Musuh

Jadi agak melow. ****
9.99.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

dengus Lily. “Hahaha ... kamu benar-benar lucu sekali sih,” ujar Rayhan dengan mencubit dua pipi chubby Lily. “Haish ... lepaskan tanganmu dari pipiku, ini sakit Ray,” ujar Lily. “Hahaha ... maaf,” ucap Rayhan.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

bantah Liana. Rafan sudah tidak peduli lagi, langsung meninju keras dinding di sebelah kepala Liana, manik hitamnya semakin menyorot dingin—muak dengan tingkah Liana yang terus memaksa dekat dengannya—mengusiknya! "Diam sialan!" Rafan benar-benar emosi, tadi ingin sekali menghancurkan kepala Liana. Liana tersentak, saat Rafan meninju keras dinding. Detik itu juga, langsung terbayang bila mengenai kepalanya.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lightly
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status