Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

(siapa yang bisa mengerjakan pr silahkan maju dan kerjakan) diluar dugaan ku, semua teman-temanku, seakan mematung sama sepertiku, otakku kupaksa bekerja lebih keras, agar sedikit bisa mengingat pelajaran yang disampaikan, ahh dasar ini otakku, tak ada sinyal yang masuk sedikitpun. "coba garapen siji ae" (coba kerjakan satu saja) suaranya seakan menggema diruang kelas ini, aku berharap salah satu temanku segera maju, dan jangan sampai pak hitam sampai menunjuk salah satu diantara kami, suara jantungku seakan berpacu dengan detak jam didnding diatasku, tanganku mulai basah dkarena keringat dingin, aku melirik teman disampingku, mereka tak jauh beda denganku, didepan ku hanya tersisa dua murid
3.1K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as lili hujan
Read
+Library
Rainy Season

Rainy Season

Ucapan Hary tidak bisa membuatku tenang sedikitpun. “Aku sangat menyayangimu Hary, kau harus tahu itu.” ungkapku tanpa tahu malu di depan Torrance. Hary hanya mengangguk sambil tersenyum. Air hujan terus mengguyur jalanan. Tapi untuk kali ini hujan turun ditemani oleh petir dan angin yang lumayan kencang. Mereka seolah menertawai kami yang sedang lari dari musuh.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as lili hujan
Read
+Library
Sisi Liar Mematikan!

Sisi Liar Mematikan!

puji Liana dengan tatapan mata kagum. “Pria liar dan tidak tahu malu sepertinya, apanya yang menguntungkan! Aku justru kasihan gadis polos seperti Mirna jatuh ke tangan pria terkutuk seperti Erlangga!” Liana tertawa, ini pertama kalinya dia melihat Tedja terang-terangan menunjukkan perasaan di depannya. “Tedja, kamu jatuh cinta padanya? Mirna dari perusahaan JNM? Hahahaha!”
3.4K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as lili hujan
Read
+Library
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Sampai semuanya tumbuh menjadi cerita. Cerita yang akan terus hidup, bahkan setelah ia tiada. Hujan tipis turun sejak subuh, membasahi halaman tanah merah dan daun-daun kenanga yang bergoyang pelan. Lila duduk di dekat jendela, mengenakan selimut rajut cokelat yang sudah usang, sembari memandangi air menetes dari atap ke ember di sudut ruangan. Rumah itu tenang, sesekali hanya terdengar suara panci dari dapur dan langkah kaki Jatinegara yang sibuk menyiapkan sarapan.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as lili hujan
Read
+Library
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Ia sama dengan para pekerja rumah itu, tapi entah mengapa ia diperlakukan istimewa disana. “Alila? Lagi apa, Nak?” sapa seorang perempuan yang sudah menyembulkan kepalanya di ujung pintu. “Ibu– Lila cuma lagi lihat hujan,” jawab Lila apa adanya. Diani mendekat dengan senyuman tipis di wajahnya. “Sayang banget hari ini hujan, padahal Ibu lagi Libur. Ibu pengen banget ajak kamu jalan-jalan,” ucap Diani sambil mengusap dengan penuh sayang pucuk kepala Lila.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as lili hujan
Read
+Library
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

sindir Kakek kura-kura. "Aku juga berpikir kalau Hu Bai memiliki tehnik mengerikan, mungkin sangat sulit untuk menang? Tapi pertarungan belum dimulai!" balas Jianzhong. Jia Jilin melihat ke arah langit "Cuaca mendung terasa begitu panas, apakah mau turun hujan?" "Tidak hanya hujan, tapi akan terjadi badai!" sahut Ratu Lien. Tetua Mosi mengangkat tangan "Pertandingan Dimulai!"
9.5455.7K viewsCompletedAdded to Library 13.7K Times as lili hujan
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Tapi cukupkah buat beli hujan? Rian baca headline keras, suara tercekat hujan. N*****x tawar 1 miliar. Kembali ke Vita. Mereka mau beli hujan kita. Naya tegas, tangan gemetar di stroller. Baby Rain di stroller. Lara pegang tangan adik, jari mungil menggenggam erat. Empat suara. Ratna chorus serak, suara naik seperti petir. Live stream 290 juta views. Maya lihat, mata berbinar. Dunia lihat N*****x vs Baby Rain. Lara tegas, suara kecil tapi penuh api. Kita menang. Naya senyum lemah, air mata jatuh ke selimut Baby Rain.
989 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as lili hujan
Read
+Library
Gairah Berbahaya sang CEO: Ciumanku Membuatnya Bangun dari Koma

Gairah Berbahaya sang CEO: Ciumanku Membuatnya Bangun dari Koma

Ada badai yang lebih besar menunggu. Ia menyentuh pipi Rigen pelan, lalu berbisik lirih, “Kali ini, aku tidak akan kalah. Bahkan kalau Lily berusaha menjatuhkanku lagi.” --- Hujan masih turun di luar jendela, meski tipis, hanya berupa gerimis yang mengetuk kaca. Ariella berbaring di ranjang, tubuhnya lelah setelah malam penuh pertengkaran, air mata, dan akhirnya pelukan yang membuatnya luluh. Matanya menatap langit-langit, tapi pikirannya melayang—antara sakit hati yang belum sembuh dan cinta yang tak bisa ia singkirkan.
1078.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as lili hujan
Read
+Library
Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Pacar Tajir

Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Pacar Tajir

Dunia fiksinya kembali mengalir, tentang seorang perempuan yang belajar memaafkan masa lalu dan menemukan cinta baru. Namun, suara Mira memecah keheningan. "Mbak, ini apa ya?" tanya Mira pelan sambil menunjuk layar laptop yang terbuka setengah. Lila langsung menegakkan badan, wajahnya sedikit tegang. "Eh… itu cuma tulisan iseng. Nggak penting." Mira menyipitkan mata. "Tulisan iseng kok kayak novel, Mbak? Nih, judulnya 'Hujan di Balik Luka', keren banget. Ini karya Mbak, ya?"
3.4K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as lili hujan
Read
+Library
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Mungkin, sejak hari itulah, benih perasaan itu mulai tumbuh diam-diam di hati Aksara, seperti lumut yang tumbuh perlahan di sela batu, tak terlihat namun mengakar kuat. Kini, di terminal keberangkatan yang perlahan mulai sepi, Aksara mengambil pensilnya. Ia tidak menggambar pesawat yang lepas landas. Ia tidak menggambar orang-orang yang berpelukan. Ia menggoreskan garis miring pertama, tajam dan tegas, menggambarkan rintik hujan yang mulai membasahi kaca luar bandara.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as lili hujan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status