Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lusia

Lusia

“Ini Nona, minuman dingin untuk anda.... “ Emma mengulurkan segelas besar limun yang nampak segar. Tanpa berpikir panjang, Lusia segera menerima limun dari Emma dan meneguknya. Rasa haus itu perlahan hilang, rasa masam dan juga manis limun, terasa sangat menyegarkan. Tak terasa matahari sudah membumbung tinggi, meski sinarnya tidak bisa membuat sirna kabut di Rose Hill, sepertinya Tuhan telah memutuskan kalau kabut di Rose hill akan seterusnya seperti ini, abadi.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as lima belas
Read
+Library
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Sambil berucap, Jaden kemudian mencium mesra Lilian dengan penuh kebahagiaan. **** "Kau tak suka berbasa-basi rupanya?" ucap Lionel pada seseorang di hadapannya. "Aku hanya tak suka membuang-buang waktu," jawab sosok tersebut. Sosok seorang pria yang begitu menyeramkan dengan tubuh kekar yang penuh dengan tato. Lionel melemparkan sebuah amplop tebal ke atas meja kayu kecil di hadapannya dengan angkuh.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as lima belas
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

Sementara Laura? “Cita,” ucapnya sambil menyambut tangan Laura dengan erat. Namun, Cita tidak menyematkan senyum sama sekali, karena ia tidak suka berpura-pura bahagia. “Cita Lukito. Sudah berapa bulan?” tunjuknya pada perut Laura yang sudah sangat besar. “Oh …” Laura tertawa pelan, setelah melepas jabat tangannya dengan Cita. Ia mengusap pelan perutnya, lalu berkata, “HPLnya bulan depan.”
9.839.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as lima belas
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Lima belas menit kemudian, mobil berhenti di depan First Class Royal Palace. Qin Chu membawanya ke dalam, langsung menuju ke kamar pribadi di lantai dua. Kemudian dia memesan beberapa pangsit udang, bubur kepiting, dan hidangan dim sum lainnya. Huo Mian sudah lama tidak menikmati sarapan yang mewah. Saat dia makan, dia terus melirik Qin Chu. Dia melihat bahwa, saat dia makan dengan tata krama meja yang rapi, dia menggulir ponselnya dengan tangan yang lain, memeriksa pasar saham hari itu.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as lima belas
Read
+Library
Dijatah Lima Juta

Dijatah Lima Juta

Namun tawa itu hanya sebentar, setelahnya aku menatap tajam ke arah mereka. "Oh iya? Selamat kalau begitu untuk kamu. Semoga betah ya di rumah milik mas Umar ini!" ujarku, sengaja menyebut nama mas Umar dengan penuh penekanan. "Tentu saja aku betah. Apalagi dengan uang bulanan lima juta dari mas Umar, sudah pasti aku sangat betah dan bahagia. Aku pastikan mas Umar hidup makmur setelah bersamaku," sahut Liana, memandangku remeh.
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 440 Times as lima belas
Read
+Library
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Mereka tidak perlu tahu yang sebenarnya terjadi, pikirnya, mencoba untuk tetap tenang. "Ah, biasa saja," jawab Gracya sekenanya. “Shift malam sama aja kayak shift lainnya, kok. Malah kadang terasa lebih sepi, ya kan?” Rita mengangkat alis, lalu tertawa kecil. "Bohong tuh kamu, Grace! Katanya sih, ada cerita tentang lonceng kematian yang kedengarannya cuma waktu shift malam. Kamu pernah dengar nggak, sih? Yang katanya kalau dengar suara lonceng di malam hari, bakal ada yang meninggal?”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as lima belas
Read
+Library
Tiga Belas Bulan Bersama

Tiga Belas Bulan Bersama

Setelan jas abu gelap, rambut disisir rapi dan ekspresi datar seperti patung. “Duduklah!” perintahnya. Tanpa basa-basi, Dia mendorong kertas kontrak yang telah di susun rapi ke arah Sania. “Itu kontraknya. Silahkan kamu baca baik-baik! Tidak ada cinta, tidak boleh mencampuri urusan pribadi, tidak ada hubungan fisik, kecuali keperluan publikasi, dan tidak ada hak waris. Hanya pernikahan administratif. Kamu akan tinggal di rumah saya, ikut dalam acara publik sebagai istri saya, dan setelah tiga belas bulan, kita akan bercerai. Kamu akan mendapatkan imbalan sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan serta biaya pengobatan ayahmu yang sepenuhnya sudah ditanggung.”
661 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as lima belas
Read
+Library
NAFKAH LIMA RIBU

NAFKAH LIMA RIBU

Laki-laki tinggi di hadapan nya itu membuka tas tenteng warna hitam yang dibawanya lalu mengeluarkan buku agak tebal. "Jumlah pinjaman seratus juta. Perbulan membayar tujuh juta lima ratus ribu. Istri kamu sudah libur ngangsur selama tiga bulan. Jadi bulan ini kamu harus membayar dua puluh dua juta lima ratus ribu. Angsuran berjalan selama lima belas bulan. Saat ini masih berjalan lima bulan." Wahyudi menelan ludah. 'Astaga! Dapat darimana uang sebanyak itu?' tanyanya dalam hati.
8.1K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as lima belas
Read
+Library
Lima Tahun Tanpa Nafkah

Lima Tahun Tanpa Nafkah

Untuk sambelnya ada tiga macam, sambal terasi, sambal kecap, dan sambal tomat, semua tampak menggiurkan. Garwita menelan ludah, baru kali ini dia bisa makan ikan bakar dengan ukuran lumayan besar sendirian. Dia jadi teringat Gandra. "Kalau ada Gandra pasti sangat senang. Dia jarang sekali makan seperti ini," gumam Gawita menatap makanannya. "Aku janji kalau pulang nanti akan ajak kalian makan enak. Apa saja yang Gandra minta," balas Kala lalu menyuruh Garwita untuk makan dulu.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as lima belas
Read
+Library
Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

"Nggak nyangka, Kenzo keterlaluan sampai kayak begini!" Dia memintaku menandatangani surat cerai. Lalu menyuruh pengawal mengantarku ke bandara. Begitu masuk ke dalam mobil, aku tidak sanggup lagi bertahan dan langsung jatuh pingsan. Di saat yang sama, suasana di tempat lelang sedang memanas. "Barang lelang utama terakhir, Mimpi Remaja. Harga awal sudah mencapai 1,2 miliar dan ternyata ... ada yang melakukan penawaran tertinggi tanpa batas!"
3.2K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as lima belas
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status