Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Aku betul-betul menyukainya! [Syukurlah kalau kamu menyukainya. Sekarang kamu tiup lilinnya. Anggap aku ada di sampingmu sekarang!] Aku menurut. Aku mengambil vidioku sendiri saat meniup lilin lalu mataku terpejam untuk berdoa dalam hati. Setelahnya aku kirimkan vidio tersebut pada Melly. [Put, kalau boleh tau, apa yang kamu harapkan di ultahmu kali ini. Siapa tahu aku bisa mengabulkan keinginanmu.] tanya Melly setelah melihat vidioku.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Layar terbentuk. “Kenapa kau tidak melakukan ini sejak awal?” tuntut Lavi. “Tidak semudah itu. Fin bukanlah eksistensi independen. Fin itu roh alam pendamping. Dia bukan menghasilkan energi seperti roh alam pada umumnya. Dia menyerap energi—terlebih untuk pemilik kemampuan roh yang dia dampingi, yang dalam kasus Fin, adalah aku. Gampangnya, Fin itu katalis untuk restorasi energiku. Sebagai roh alam, dia takkan bisa menggunakan energi untuk melakukan sesuatu, kecuali melalui energiku. Konsep ini rumit. Intinya, saat dia menunjukkan ingatan roh alam, dia takkan bisa melakukannya, kecuali dengan kekuatanku. Jadi, saat dia melakukan proses ini, dia akan berhenti menyerap energi sekitar, lalu men
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

“Kristal Kematian tidak dapat disentuh oleh sembarang orang. Bahkan Lima Penunggang Kuda Kematian membutuhkan waktu untuk menguasainya. Kristal itu adalah pecahan dari energi murni yang bisa menghancurkan siapa pun yang tidak cukup kuat untuk menahan kekuatannya. Itu sebabnya mereka mengirimku untuk memastikan tidak ada yang menghalangi rencana mereka.” Bai Ling mengerutkan dahi. “Jadi kau hanya bidak, sama seperti kami?” Sosok itu mendengus, terdengar sedikit marah. “Aku bukan bidak. Aku adalah katalis. Tanpa aku, rencana ini tidak akan berhasil. Dan sekarang, kalian telah masuk terlalu jauh. Sayangnya, kalian tidak akan keluar dari tempat ini hidup-hidup.”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Evelyn berkata lemah. "Ada urusan mendadak di kantor. Tolong sampaikan maafku ke rekan-rekanmu." Tanpa memberi kesempatan bagi Devan untuk menjawab, Evelyn menekan tombol akhiri panggilan dengan keras. Tak lama kemudian, asistennya mengirim pesan. [Bu Evelyn, obat mati surinya sudah siap.] Evelyn memegang ponselnya erat-erat, perlahan mengucapkan beberapa kata dalam pesan suara.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Keduanya saling melempar lintingan daun sirih yang diikat benang putih sebagai simbol pertemuan hati dan niat untuk membuang segala rintangan dalam rumah tangga. Rendra kemudian menginjak telur sebagai perlambang kesiapannya menjadi kepala keluarga kemudian disusul oleh Selin yang berlutut untuk membasuh kaki suaminya dengan air bunga setaman, melambangkan baktinya yang tulus. Acara berlanjut ke prosesi Kacar-Kucur, di mana Rendra menuangkan biji-bijian dan uang logam ke pangkuan Selin sebagai simbol bahwa ia akan menyerahkan seluruh nafkahnya kepada sang istri.
10721 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Mau kau apakan sampah ini?” “Bukan sampah, Bah,” kata Radit. “Ini… katalis.” Radit tidak menyalakan api. Ia meletakkan semua bahan itu di atas sebuah batu cekung. Ia kemudian mengaktifkan skill-nya. `[Mengaktifkan Skill: Perangkap Rasa Level 1]`
911 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
AETHERITH: Perang Planet Astarhea

AETHERITH: Perang Planet Astarhea

Relik itu berdenyut, menyerap kekuatan baru, bersinar lebih terang dari sebelumnya. Leandris menatap Akari, Aruna, dan Jae-won: "Akari, engkau adalah Katalis yang akan menyalakan kembali harapan. Aruna, engkau adalah Akar yang menambatkan Aliansi pada kebijaksanaan kuno. Dan Jae-won, engkau adalah Peta yang akan mengarahkan Aliansi ini melalui badai dengan perhitungan dingin."
10770 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Itu bukan racun. Itu adalah Mana-Combustion Catalyst. Sebuah zat ilegal yang dirancang untuk bereaksi secara eksklusif dengan mana aktif milik alkemis. Jika Celestine memasukkan energinya ke sana, botol itu tidak akan hanya pecah, ia akan meledak dengan kekuatan yang cukup untuk menghancurkan wajah dan tangan siapa pun yang berada di dekatnya. Celestine menghentikan gerakan tangannya hanya satu milimeter sebelum menyentuh kaca. Seolah sudah tahu apa yang mungkin terjadi nanti jika ia mendekat dan mengeluarkan energi mana-nya.
9.821.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

"Wow.. prok prok prok." "Hahaha! Apaan tuh?" "Babi." "Shit! Pork!" "Dilarang menggunakan bahasa sarkasme kuncir. This is a paranormal novel, not Tokyo revenger manga." "KAN LU YANG MANCING, JANGKUNG!" Wira emosian ya.
8.55.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Di sebelahnya, Adrian tengah menyesuaikan suara gitar akustik sambil membaca lirik di layar laptop Luna. “Kamu yakin mau kita mainin ini berdua di showcase fakultas nanti?” tanya Adrian sambil mengerutkan dahi, setengah tersenyum. Luna mengangguk. “Bukan karena nostalgia, tapi karena rasanya lagu ini ditulis pakai dua kepala.” Adrian mengangguk kecil. “Judulnya ‘Langkah Tanpa Kata’, ya?” “Hmm. Karena kadang… yang nggak terucap itu justru paling jujur.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lirik catalyst
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status