Aster [Indonesia Ver.]
“Sssstt, saya gak butuh apa-apa, kesempatan kedua yang kamu berikan udah lebih dari segalanya, terima kasih istriku.”
“Makasih juga untuk semua ini,” balas Green.
“Boleh peluk?” tanya Langit yang dibalas anggukan oleh Green.
Pusara orang tua Green menjadi saksi, dua hati yang kembali menyatu. Mereka berpelukan di bawah langit malam, seraya mengucap janji untuk berusaha tak lagi saling menyakiti.
“Kenapa pilih bunga aster, bukan mawar, melati atau anggrek?” tanya Green penasaran.
Capítulos em Alta