Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

"Satu buah lagu untuk teman terbaikku yang sedang berbahagia hari ini, Amira." Aku mengerti Perjalanan hidup yang kini kau lalui Ku berharap Meski berat, kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang Menaklukan hari-harimu yang tak mudah Biarku menemanimu Membasuh lelahmu Ijinkan kulukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis, tertawa Biar kulukis malam
9.9169.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

jantung Aretha berdegup sangat kecang saat mwlihat senyuman Kenzo padanya. Kenzo yang sudah berlalu pergi bersama Leon dan Ayu masih dipandangnua dari kauh oleh Aretha. 'sungguh, aku tidak sabar menyampaikan isi hatiku padamu Kenzo.' batin Aretha sambil menggenggam tangannya didepan dadanya. Setelah sampai keparkiran mobil, mereka langsung naik kedalam mobil Leon dan bergegas untuk pulang. Diperjalanan Leon terus melirik ke-arah Ayu yang sedang santai mendengarkan musik dari handphone-nya. Sedangkan Kenzo selalu melihat Leon yang selalu menatap Ayu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

katanya dengan mata berbinar-binar. Dalam hatinya, Senja teringat sebuah lagu yang potongan liriknya berbunyi, "Kemesraan ini janganlah cepat berlalu." Lirik itu menggema dalam pikirannya, seolah menggambarkan perasaannya saat ini. Dia berharap kemesraan mereka ini tidak berlalu begitu saja. Meskipun hubungan mereka mungkin hanya akan bertahan sampai anak mereka terlahir, Senja tidak bisa menahan harapannya untuk mengubah kenyataan itu.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

“Iya. Pohon yang cuma berdiri. Nggak ngomong.” Anggi tertawa. “Akhirnya peran yang sesuai ambisimu untuk istirahat.” Sementara itu, Anggi sendiri mulai melakukan sesuatu yang lama ia tunda: melukis lagi. Bukan gambar kota atau jembatan, tapi warna-warna abstrak yang tidak perlu dijelaskan. Kadang ia melukis malam-malam saat rumah sudah sunyi. Rendra pernah berdiri di belakangnya dan bertanya, “Ini gambar apa?”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Ia memberi nama itu agar menjadi anak lembut, cerdas dan membawa keberkahan seperti namanya. "Halah alasan! Biang aja kamu malas!" sentak mertuanya. Daripada harus membalas perkataan yang menyakitkan itu, Laila lebih baik segera menuntaskan cuciannya. Lebih cepat lebih baik, mumpung Arsyila masih dalam keadaan tertidur nyenyak.
574 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

“Tapi, karena kamu sudah datang, lihat saja. Setiap lukisan di sini adalah tekadku untuk berpisah darimu.” … [Pembakaran Asmara] adalah lukisanku setelah sebulan menikah. [Burung Terperangkap] adalah lukisanku saat keguguran setengah tahun kemudian. [Perasaan Baru] adalah rangkaian bunga mawar liar, memenuhi dinding sepanjang sepuluh meter. Setiap lukisan mewakili seorang gadis. Tatapan Dennis menyapu setiap sudut, sementara tangannya yang mencengkeramku semakin erat, seolah takut aku melarikan diri.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Layla segera membuka kaca dan menebarkan senyum kearah Anak yang sedang membawakan lagu dari Tri Suaka yang berjudul Aku Merayu Tuhanku. … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

(Ciara) "Kenapa tidak bisa? Sayangku, senja sekedar memberi canda candu, tapi aku bisa memberimu nada madu. Lebih manis, bukan?" (Haidar) "Warna senja memang menyiratkan betapa indahnya dirimu." (Ciara) "Apakah tampanku akan hilang tatkala senja itu mengerang?" (Haidar) "Tampanmu hanya akan memudar, tatkala kamu tak bisa membedakan mana senja, mana mentari." (Ciara)
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai lirik lagu melukis senja
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Jacob melirik ke luar jendela, lalu berdiri hendak keliling di luar sana. Setelah Sienna menyelesaikan sketsa lukisannya, dia baru menyadari ternyata langit sudah gelap. Lukisan yang ingin dilukis Sienna adalah lukisan seorang lelaki tua sedang memancing, lalu dipadukan dengan latar gunung dan sungai. Lukisan ini menghilangkan kesan monoton di dalam ruangan. Piring cat warna Sienna terlihat agak kotor. Dia pun pergi ke wastafel di ujung sana untuk mencuci kuas dan juga mengganti air baru.
9.3855.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.4K kali sebagai lirik lagu melukis senja
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Syima Hasyim
dr sinopsis atas tu udah tau cerita akn panjang dan bertele-tele sbb sienna akan ke luar negeri lgi bertemu FU YANCHENG YG X DEKAT DENGAN WANITA, JATUH CINTA DENGAN DESIGNER BARULAH(SIENNA),YG TOLONG SIENNA KETIKA SUSAH D LUAR NEGERI,harapan sy author jgn tenggelamkan watak jacob ya,SEMANGAT AUTHOR.
Nita Nita
dear mimin, klow boleh saran tolong cepet di ketahui donk klow sis nana sodaraan si shankar kuda......biar lily pingsan lngsung mati. trus biarkan Desmond blik Normal dan siena bisa hidup bahagia breng Desmond, gimana pun itu kan cinta matinya dan dibandingkan jakob aq lbih milih desmon cuz dia tulus
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status